Rare Angon International Kite Festival 2026 Jadi Magnet Wisata Denpasar
- 29 Jul 2026 15:16 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Sebanyak 96 pelayang internasional dari 23 negara memeriahkan Rare Angon International Kite Festival 2026 yang resmi dibuka Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, di Pantai Mertasari, Sanur, Sabtu 25 Juli 2026.Festival layang-layang bertaraf internasional tersebut menghadirkan beragam karya layang-layang unik dan artistik yang menghiasi langit Sanur.
Kehadiran para pelayang dunia ini menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan sekaligus memperkuat posisi Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya. Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi penyelenggaraan Rare Angon International Kite Festival 2026. Menurutnya, festival ini menjadi wujud nyata kolaborasi dalam menjaga tradisi, mengembangkan kreativitas, sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Kota Denpasar.
"Festival ini diharapkan dapat terus berkembang menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan yang mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Kota Denpasar, khususnya kawasan Sanur," ujar Arya Wibawa.
Ia menegaskan, penyelenggaraan festival tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Denpasar dalam mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya menuju Denpasar Maju. Tradisi layang-layang, kata dia, tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif dan industri pariwisata.
Ketua Panitia Rare Angon International Kite Festival 2026, Eka Surya Wirawan, mengatakan festival yang berlangsung pada 23–26 Juli 2026 tersebut mengusung konsep perpaduan antara tradisi layang-layang Bali dengan kreativitas modern dari pelayang internasional. "Sebanyak 96 pelayang internasional dari 23 negara berpartisipasi dalam festival ini. Harapan kami, tradisi layang-layang Bali dapat terus berkembang melalui kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dengan para pelayang dunia," jelasnya.
Ketua Umum Perkumpulan Pelayang Indonesia (Pelangi) Indonesia, Sari Madjid, berharap Rare Angon International Kite Festival dapat terus berkembang menjadi agenda unggulan pariwisata yang membawa nama Sanur, Bali, dan Indonesia ke tingkat dunia. "Festival ini merupakan ajang yang mempertemukan tradisi layang-layang Bali dengan kreativitas para pelayang internasional dalam harmoni yang indah. Semoga melalui festival ini persahabatan antara pelayang Bali, Indonesia, dan dunia terus terjalin," ungkapnya.
Melalui Rare Angon International Kite Festival 2026, Pemerintah Kota Denpasar berharap tradisi layang-layang Bali semakin dikenal dunia sekaligus menjadi ruang kolaborasi budaya yang mampu memberikan dampak positif bagi pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....