Rumah Bubungan Lima, Rumah Adat Khas Bengkulu yang Sarat Makna
- 28 Jul 2026 13:04 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Rumah Bubungan Lima merupakan rumah adat khas Provinsi Bengkulu yang berbentuk rumah panggung. Bangunan ini ditopang oleh tiang-tiang kayu yang kokoh sehingga lebih aman dari banjir maupun gangguan binatang liar. Pada masa lalu, rumah ini banyak dihuni oleh kalangan bangsawan dan keluarga kerajaan. Kini, Rumah Bubungan Lima lebih sering dimanfaatkan sebagai tempat pelaksanaan upacara adat sekaligus menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Bengkulu.
Rumah adat ini dibangun menggunakan kayu berkualitas yang kuat dan tahan lama, seperti kayu Medang Kemuning. Bangunannya terdiri atas tiga bagian utama, yaitu bagian atas, bagian tengah, dan bagian bawah. Bagian atas meliputi atap beserta rangka penyangganya, bagian tengah terdiri atas dinding, pintu, jendela, serta tiang-tiang penopang, sedangkan bagian bawah mencakup lantai, balok, fondasi batu, dan tangga. Tangga rumah biasanya memiliki jumlah anak tangga ganjil karena mengikuti kepercayaan dan tradisi masyarakat setempat. Dilansir dari id.wikipedia.org
Di dalam Rumah Bubungan Lima terdapat beberapa ruangan yang memiliki fungsi berbeda. Bagian depan atau berendo digunakan untuk menerima tamu yang baru dikenal, sedangkan ruang hall menjadi tempat berkumpul bersama keluarga, menerima kerabat, hingga mengadakan musyawarah atau acara adat. Rumah ini juga memiliki kamar utama untuk orang tua, kamar khusus bagi anak perempuan, ruang tengah yang dapat digunakan untuk belajar atau menerima tamu keluarga, serta ruang makan yang umumnya terdapat pada rumah berukuran besar.
Pada bagian belakang terdapat garang, yaitu tempat menyimpan air sekaligus area untuk mencuci sebelum masuk ke dapur. Dapur digunakan sebagai tempat memasak, sementara serambi belakang menjadi tempat bersantai, terutama bagi kaum perempuan pada siang atau sore hari. Dengan tata ruang yang teratur dan filosofi yang kuat, Rumah Bubungan Lima tidak hanya menjadi tempat bernaung, tetapi juga mencerminkan nilai budaya, kehidupan sosial, dan kearifan masyarakat Bengkulu yang tetap dijaga hingga sekarang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....