Nuanu Hadirkan Sutala Market di Bali
- 23 Jul 2026 10:11 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Nuanu memperkenalkan Sutala Market, kawasan kuliner dan lifestyle yang dirancang untuk menghadirkan standar baru pengalaman gastronomi di Bali. Berlokasi di Nuanu Creative City, destinasi ini akan memadukan ragam kuliner lokal dan internasional dalam satu kawasan yang mengintegrasikan budaya, kreativitas, serta komunitas.
Sutala Market dijadwalkan melakukan soft launch pada kuartal keempat 2026 dengan menempati area seluas 17.000 meter persegi. Kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu dari lima destinasi gastronomi terbaik di Asia Tenggara melalui pengalaman imersif yang menggabungkan inovasi, keahlian, serta keberagaman cita rasa Indonesia dan dunia.
Sebanyak lebih dari 50 tenant gastronomi dan lifestyle telah dikurasi untuk mengisi kawasan tersebut, terdiri atas 34 konsep kuliner serta 22 tenant lifestyle dan ritel. Ruang komersial seluas 20 hingga 262 meter persegi disiapkan sebagai wadah bagi chef ternama, pengrajin independen, hingga talenta baru untuk menghadirkan perpaduan gastronomi, ritel, dan budaya.
CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, mengatakan bahwa destinasi kuliner memiliki peran penting dalam mendorong pariwisata, pertumbuhan bisnis, dan pertukaran budaya. Menurutnya, Sutala Market dibangun dengan semangat kebersamaan melalui keberagaman agar menjadi ruang yang mempertemukan residen, wisatawan, dan masyarakat luas untuk menikmati kuliner sekaligus memperkuat kualitas hidup komunitas di Nuanu.
Lev juga menegaskan bahwa Sutala Market merupakan salah satu proyek infrastruktur terbesar yang dikembangkan Nuanu dengan perencanaan kawasan yang matang. Pihaknya menargetkan lebih dari 30 restoran terbaik untuk bergabung sehingga mampu menghadirkan keberagaman kuliner berkualitas tinggi, yang diwujudkan melalui proses riset dan kurasi yang mendalam.
Menjelang tahap akhir pengembangan, Sutala Market membuka peluang bagi restoran lokal maupun internasional untuk menjadi bagian dari destinasi tersebut. Para tenant akan memperoleh berbagai keuntungan, mulai dari masa fit-out hingga enam bulan tanpa biaya sewa, skema sewa yang kompetitif, dukungan operasional dan pemasaran, hingga akses ke jutaan pengunjung setiap tahun melalui ekosistem Nuanu Creative City.
Direktur Sutala Market, Conrad, menegaskan bahwa seluruh tenant diposisikan sebagai mitra jangka panjang yang akan tumbuh bersama destinasi tersebut. Seiring meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Bali setiap tahun, kehadiran Sutala Market diharapkan semakin memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai salah satu destinasi gastronomi terdepan di dunia melalui kolaborasi antara talenta kuliner global, inovasi lokal, dan pengalaman yang berkesan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....