WhatsApp Disebut Jadi "Koran Pagi" Orang Indonesia, Geser Peran Media Konvensional

  • 29 Jun 2026 15:16 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID,Denpasar - Kebiasaan masyarakat Indonesia mencari berita terus berubah dalam beberapa tahun terakhir. Kini, WhatsApp disebut menjadi salah satu sumber informasi yang paling banyak digunakan masyarakat.

Temuan tersebut terungkap dalam laporan tahunan Digital News Report 2026 yang dirilis Reuters Institute. Survei yang dilakukan pada pertengahan Januari hingga akhir Februari 2026 itu melibatkan lebih dari 85.000 responden di 48 negara, termasuk Indonesia.

Laporan tersebut menunjukkan penggunaan media sosial dan platform video sebagai sumber berita utama di Indonesia naik delapan poin persentase menjadi 48 persen pada 2026. Angka itu menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat konsumsi berita melalui media sosial tertinggi di dunia.

Di antara berbagai platform, WhatsApp menjadi yang paling dominan. Reuters mencatat sebanyak 56 persen responden di Indonesia memperoleh berita melalui WhatsApp dalam sepekan terakhir, naik 13 poin persentase dibanding tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut menunjukkan perubahan fungsi WhatsApp yang tidak lagi hanya dipakai untuk mengobrol. Banyak orang kini memperoleh informasi dari grup keluarga, grup komunitas, fitur Channel, hingga tautan berita yang dibagikan teman.

Profesor Media and Public Affairs sekaligus International Affairs di George Washington University, Janet Steele, menilai media sosial sudah menjadi bagian penting dari kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mencari informasi. "Platform seperti WhatsApp, YouTube, Facebook, dan TikTok sangat populer di Indonesia. Sebanyak 64 persen masyarakat Indonesia melaporkan memperoleh berita dari platform-platform tersebut," tulis Steele dalam laporan Reuters.

Selain WhatsApp, TikTok juga semakin kuat sebagai saluran distribusi berita. Sebanyak 43 persen responden di Indonesia mengaku menggunakan TikTok untuk memperoleh berita dalam sepekan terakhir, menjadikan Indonesia salah satu pengguna TikTok untuk berita tertinggi di dunia bersama Malaysia dan Peru.

Instagram juga terus mengalami pertumbuhan sebagai tempat masyarakat mengikuti perkembangan informasi. Sebaliknya, penggunaan platform X atau Twitter sebagai sumber berita terus menurun sejak perubahan kepemilikan platform tersebut.

Perubahan kebiasaan ini ternyata bukan hanya terjadi di Indonesia. Secara global, Reuters menemukan 54 persen responden memperoleh berita dari media sosial dan platform video dalam sepekan terakhir, melampaui televisi yang berada di angka 52 persen dan situs maupun aplikasi berita sebesar 51 persen.

Reuters juga mencatat semakin banyak orang yang hanya mengandalkan media sosial untuk mengikuti berita. Proporsinya meningkat dua kali lipat, dari 6 persen pada 2020 menjadi 12 persen pada 2026.

Di sisi lain, chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai menjadi cara baru mencari informasi. Secara global, 10 persen responden mengaku menggunakan layanan seperti ChatGPT, Perplexity, dan Google Gemini untuk memperoleh berita dalam sepekan terakhir, sedangkan di Indonesia angkanya mencapai 12 persen.

Kelompok usia muda menjadi pengguna AI paling aktif untuk mencari berita. Sebanyak 16 persen responden berusia di bawah 35 tahun memanfaatkan chatbot AI, sementara pada kelompok usia di atas 35 tahun angkanya hanya 7 persen.

Meski begitu, Reuters mengingatkan bahwa meningkatnya konsumsi berita melalui media sosial juga membawa tantangan baru. Algoritma platform cenderung mengutamakan konten yang menghasilkan banyak interaksi, bukan selalu informasi yang paling akurat.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Reuters juga mengingatkan pengguna agar tidak langsung mempercayai informasi yang muncul di media sosial maupun chatbot AI. "Teknologi ini masih berpotensi menghasilkan jawaban yang keliru atau mengalami halusinasi AI apabila informasi yang diberikan tidak diverifikasi dengan sumber lain," tulis Reuters dalam laporannya.

Karena itu, para ahli menyarankan masyarakat tetap membandingkan informasi dari beberapa sumber berita tepercaya sebelum membagikannya kepada orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....