Nuanu Perkuat Ekosistem Budaya lewat FOTO Bali Festival

  • 20 Jun 2026 16:05 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - FOTO Bali Festival 2026 yang berlangsung di Nuanu Creative City, Bali, terus berkembang melampaui format pameran fotografi konvensional. Digelar pada 3 Juni hingga 12 Juli 2026, festival ini hadir sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan seniman, institusi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem fotografi di Indonesia dan Asia Tenggara.

Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, festival mengusung tema AFTERIMAGE yang dikurasi oleh Kurniadi Widodo dan Putu Sridiniari. Sebanyak 38 seniman dari 24 negara berpartisipasi melalui berbagai program yang mencakup pameran, photobook, karya multimedia, diskusi, lokakarya, pemutaran film, hingga program publik.

Komitmen festival dalam membangun ekosistem kreatif tercermin melalui kolaborasi dengan MTN Seni Budaya, Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, dan Bali Motion Club. Melalui kemitraan tersebut, lebih dari 58 seniman dan praktisi Indonesia terlibat aktif dalam berbagai program yang diselenggarakan selama festival berlangsung.

Salah satu program unggulan adalah LIGHTS IN FRAME yang digelar di Block 42, Nuanu Creative City. Pameran ini menampilkan karya 23 seniman alumni MTN Lab 2025 yang menghadirkan beragam pendekatan artistik melalui fotografi, video, instalasi, objek, arsip, dan medium multimedia untuk merefleksikan realitas sosial dan pengalaman keseharian.

Kolaborasi bersama ISI Bali menghadirkan 21 seniman dalam program yang memperkuat hubungan antara dunia pendidikan seni dan ekosistem budaya profesional. Selain menampilkan karya, para mahasiswa, akademisi, dan seniman muda juga memperoleh kesempatan untuk berdialog langsung dengan kurator, praktisi, institusi, dan publik dalam skala internasional.

Sementara itu, Bali Motion Club menghadirkan presentasi khusus bertajuk The Voyager yang melibatkan 14 seniman dalam format dome imersif. Program ini menawarkan pengalaman visual yang memperluas praktik fotografi ke ranah gambar bergerak, kolaborasi lintas disiplin, dan eksplorasi medium berbasis waktu.

Selain pameran, festival juga menyelenggarakan berbagai lokakarya dan diskusi bersama praktisi berpengalaman untuk mendukung pengembangan kapasitas talenta baru di bidang fotografi dan budaya visual. Melalui rangkaian program tersebut, FOTO Bali Festival 2026 menegaskan perannya sebagai platform yang tidak hanya menghadirkan karya seni, tetapi juga membangun jaringan, pertukaran pengetahuan, dan hubungan jangka panjang yang mendukung pertumbuhan ekosistem fotografi secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....