Reog Ponorogo Warisan Budaya Indonesia Mendunia dan Lestari
- 20 Jun 2026 16:03 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Reog Ponorogo merupakan seni pertunjukan tradisional yang berasal dari Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kesenian ini dikenal dengan penampilan tokoh utama berupa topeng kepala singa yang dihiasi bulu merak besar dan megah. Pertunjukan Reog biasanya digelar di ruang terbuka sebagai hiburan rakyat dan sering ditampilkan dalam berbagai acara budaya, perayaan, maupun kegiatan masyarakat. Keunikan bentuk pertunjukannya menjadikan Reog sebagai salah satu kesenian tradisional yang paling terkenal di Indonesia. Dilansir dari id.wikipedia.org
Selain menampilkan tokoh Singa Barong, pertunjukan Reog juga melibatkan tokoh lain seperti Warok, Bujang Ganong, serta penari jathilan yang menunggang kuda kepang. Reog memiliki nilai seni yang tinggi karena memadukan tarian, musik, kostum, dan cerita rakyat dalam satu pertunjukan. Dalam perkembangannya, dikenal dua jenis Reog, yaitu Reog Obyog yang lebih fleksibel untuk acara masyarakat dan Reog Festival yang ditampilkan sesuai aturan serta tata pertunjukan resmi.
Sejarah Reog dikaitkan dengan berbagai cerita yang berkembang di masyarakat Ponorogo. Salah satu kisah yang paling dikenal menceritakan tentang Ki Ageng Kutu yang menggunakan pertunjukan seni sebagai media untuk menyampaikan kritik sosial pada masa Kerajaan Majapahit. Seiring waktu, cerita dalam Reog berkembang dan dipadukan dengan legenda setempat, seperti kisah Raja Klono Sewandono dan Dewi Songgolangit. Beragam cerita tersebut menjadi bagian dari kekayaan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Hingga saat ini, Reog Ponorogo tetap dilestarikan sebagai identitas budaya masyarakat Ponorogo dan Indonesia. Pada tahun 2024, kesenian ini resmi masuk dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO yang memerlukan perlindungan dan pelestarian. Pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa Reog memiliki nilai budaya yang penting dan layak dijaga keberadaannya. Melalui berbagai festival dan pertunjukan, Reog terus diperkenalkan kepada masyarakat luas sebagai warisan budaya yang membanggakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....