Mengenal Foy Doa Alat Musik Flores

  • 29 Mei 2026 21:49 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Flores memiliki alat musik tradisional yang dikenal dengan nama Foy Doa. Alat musik ini berasal dari Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Foy Doa adalah suling tradisional yang terbuat dari bambu kecil dan disusun menjadi dua atau lebih suling yang digabungkan. Biasanya alat musik ini dimainkan oleh para muda-mudi saat permainan rakyat atau acara kebersamaan pada malam hari.

Usia pasti musik Foy Doa belum diketahui karena tidak ada peninggalan sejarah yang dapat dijadikan acuan. Dalam penggunaannya, Foy Doa dimainkan dengan cara meniup beberapa suling secara bersamaan sehingga menghasilkan bunyi yang khas. Alat musik ini menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Ngada dan sering digunakan untuk mengiringi suasana hiburan tradisional.

Nada yang dihasilkan Foy Doa dapat berupa nada tunggal maupun dua suara, tergantung cara memainkannya. Lagu-lagu yang dibawakan biasanya berisi pesan kehidupan dan nasihat sehari-hari. Salah satu syairnya mengajarkan pentingnya rajin bekerja agar terhindar dari kesulitan hidup. Cara memainkan alat musik ini cukup sederhana, yaitu dengan meniup lubang peniup sambil menutup lubang nada menggunakan jari tangan kanan dan kiri. Dilansir dari budaya-indonesia.org

Pada awalnya, Foy Doa dimainkan secara tunggal tanpa alat musik pendamping. Namun sejak sekitar tahun 1958, masyarakat mulai memadukannya dengan alat musik tradisional lain seperti Sowito, Thobo, Foy Pai, Laba Dera, dan Laba Toka. Kehadiran alat musik pendamping tersebut membuat pertunjukan Foy Doa menjadi lebih meriah dan menarik untuk dinikmati.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....