Mengenal Calung, Alat Musik Tradisional Bambu Khas Sunda Asli

  • 28 Mei 2026 12:53 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Calung adalah alat musik tradisional khas masyarakat Sunda yang terbuat dari bambu. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul pada bilah atau tabung bambu yang disusun berdasarkan tangga nada tradisional Sunda.

Calung termasuk jenis alat musik idiofon, yaitu alat musik yang menghasilkan bunyi dari getaran badan alat itu sendiri. Bambu yang digunakan biasanya bambu hitam untuk nada kecil dan bambu betung untuk nada yang lebih besar. Dilansir dari id.wikipedia.org

Selain sebagai alat musik, calung juga dikenal sebagai bagian dari seni pertunjukan tradisional. Pertunjukan calung biasanya dipadukan dengan nyanyian, lawakan, dan gerakan tubuh yang menghibur penonton.

Suasana pertunjukan sering dibuat santai dan lucu melalui candaan, permainan kata, serta interaksi antar pemain. Karena itu, pertunjukan calung tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial di masyarakat.

Calung memiliki beberapa jenis, di antaranya calung rantay dan calung jinjing. Calung rantay dimainkan dengan posisi bambu tersusun memanjang dan biasanya dimainkan sambil duduk. Sementara itu, calung jinjing dimainkan dengan cara dipegang atau dijinjing menggunakan satu tangan, sedangkan tangan lainnya memukul bambu menggunakan alat pemukul kayu. Kedua jenis calung tersebut memiliki bentuk dan cara bermain yang berbeda, tetapi tetap menghasilkan irama khas musik Sunda.

Dalam kehidupan masyarakat Sunda, calung sering digunakan untuk mengiringi acara adat, hiburan rakyat, hingga pertunjukan seni budaya. Suara bambu yang khas membuat alat musik ini mudah dikenali dan tetap diminati hingga sekarang.

Selain menjadi warisan budaya daerah, calung juga menjadi simbol kreativitas masyarakat Sunda dalam menciptakan alat musik sederhana yang mampu menghasilkan pertunjukan menarik dan penuh makna budaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....