Keindahan Sape Alat Musik Tradisional Khas Suku Dayak
- 28 Mei 2026 12:37 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Sape merupakan alat musik tradisional khas masyarakat Dayak yang banyak ditemukan di wilayah Kalimantan, seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, hingga Sarawak. Alat musik ini biasa dimainkan oleh masyarakat yang tinggal di rumah panjang di sepanjang aliran sungai. Sape dikenal memiliki suara yang lembut dan menenangkan sehingga sering digunakan dalam pertunjukan seni maupun upacara adat. Dilansir dari id.wikipedia.org
Menurut sejarahnya, Sape berasal dari daerah Usun Apau di Sarawak, Malaysia, yang menjadi tempat asal suku Kenyah. Seiring waktu, alat musik ini kemudian dikenal dan dimainkan juga oleh suku-suku Orang Ulu lainnya, termasuk suku Kayan. Kehadiran Sape menjadi bagian penting dalam budaya masyarakat Dayak karena sering dipakai untuk mengiringi tarian dan hiburan tradisional.
Sape dibuat dari satu batang kayu utuh yang diukir secara khusus hingga membentuk alat musik berdawai. Ukurannya cukup panjang, bahkan ada yang mencapai lebih dari satu meter. Selain memiliki bentuk yang unik, ukiran pada badan Sape biasanya menggambarkan motif khas Dayak yang sarat makna budaya dan nilai seni.
Kini, Sape semakin dikenal luas hingga ke mancanegara berkat para seniman yang aktif memperkenalkan musik tradisional ini. Di Malaysia, beberapa musisi turut membawa Sape tampil di berbagai negara, sementara di Indonesia alat musik ini juga dipopulerkan oleh seniman-seniman asal Kalimantan. Popularitas Sape menunjukkan bahwa musik tradisional tetap mampu bertahan dan diminati di tengah perkembangan musik modern.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....