Google Rilis Chip AI Terbaru: TPU 8t dan TPU 8i

  • 23 Apr 2026 14:42 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID,Las Vegas - Perusahaan teknologi Google resmi memperkenalkan dua chip kecerdasan buatan (AI) terbaru dalam ajang Google Cloud Next 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, Rabu (22/4/2026). Kedua chip tersebut diberi nama TPU 8t dan TPU 8i, yang merupakan bagian dari generasi kedelapan Tensor Processing Unit (TPU).

Langkah ini menunjukkan keseriusan Google untuk bersaing di pasar chip AI dengan perusahaan besar seperti Nvidia dan AMD. Persaingan ini semakin ketat karena kebutuhan teknologi AI terus meningkat di berbagai sektor.

Chip pertama, TPU 8t, dirancang khusus untuk melatih model AI agar menjadi lebih cerdas. Google mengklaim chip ini mampu mempercepat proses pelatihan hingga tiga kali lipat, sehingga pengembangan yang sebelumnya memakan waktu berbulan-bulan bisa dipersingkat menjadi beberapa minggu.

Selain lebih cepat, TPU 8t juga disebut lebih hemat biaya dibanding generasi sebelumnya. Efisiensi ini diharapkan dapat membantu perusahaan mengembangkan teknologi AI dengan biaya yang lebih terjangkau.

Sementara itu, chip TPU 8i difokuskan untuk menjalankan model AI yang sudah jadi, atau dikenal sebagai proses inferensi. Chip ini dirancang agar AI dapat merespons perintah pengguna dengan lebih cepat dan lancar tanpa jeda.

TPU 8i juga diklaim lebih efisien dalam penggunaan sumber daya, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi AI modern. Contohnya termasuk layanan berbasis AI agent yang kini semakin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Meski menghadirkan inovasi baru, Google menegaskan bahwa chip ini tidak sepenuhnya menggantikan teknologi dari Nvidia. Sebaliknya, TPU akan melengkapi penggunaan GPU Nvidia yang masih menjadi bagian penting dalam infrastruktur cloud mereka.

Selain Google, perusahaan teknologi lain seperti Amazon, Microsoft, dan Meta juga mulai mengembangkan chip AI mereka sendiri. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada Nvidia yang selama ini mendominasi pasar chip AI, khususnya di pusat data.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Meski begitu, Nvidia tetap optimistis dengan posisinya di pasar. Perusahaan yang dipimpin oleh Jensen Huang tersebut menyatakan bahwa chip mereka masih unggul dalam hal fleksibilitas dan mampu digunakan untuk berbagai kebutuhan komputasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....