Kesenian Tarawangsa Tradisi Musik Sakral Masyarakat Sunda

  • 22 Apr 2026 12:02 WIB
  •  Denpasar

Tarawangsa adalah salah satu kesenian tradisional masyarakat Sunda yang masih dilestarikan hingga sekarang. Istilah “tarawangsa” memiliki dua arti, yaitu sebagai alat musik gesek dan sebagai nama jenis pertunjukan musik tradisional. Alat musik ini memiliki dua senar yang biasanya terbuat dari logam, dan dimainkan dengan cara yang khas. Kesenian tarawangsa tidak hanya menampilkan musik, tetapi juga memiliki nilai budaya dan spiritual yang kuat dalam kehidupan masyarakat. Dilansir dari id.wikipedia.org

Secara sejarah, tarawangsa termasuk alat musik yang sudah ada sejak lama, bahkan lebih tua dibandingkan rebab. Dalam naskah kuno, tarawangsa sudah disebut sebagai salah satu alat musik tradisional. Setelah masuknya pengaruh budaya luar, seperti dari Timur Tengah, muncul alat musik rebab yang kemudian hidup berdampingan dengan tarawangsa. Karena bentuknya yang lebih tinggi, tarawangsa juga pernah disebut sebagai “rebab jangkung”. Bentuknya sendiri memiliki kemiripan dengan alat musik gesek dari Mongolia.

Dalam pertunjukan, tarawangsa dimainkan dengan cara digesek pada satu senar, sementara senar lainnya dipetik dengan jari. Biasanya, kesenian ini dimainkan oleh dua orang, yaitu satu pemain tarawangsa dan satu pemain jentreng, yaitu alat musik petik yang mirip kecapi. Kesenian ini dapat ditemukan di beberapa daerah di Jawa Barat seperti Sumedang, Tasikmalaya, Bandung, dan sebagian wilayah Banten. Di beberapa tempat, pertunjukan tarawangsa juga dilengkapi dengan alat musik lain seperti calung dan suling.

Kesenian tarawangsa sering ditampilkan dalam upacara adat yang berkaitan dengan pertanian, khususnya sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen. Pertunjukan ini juga melibatkan tarian yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan secara bergantian. Tarian tersebut memiliki makna simbolis dan berkaitan dengan kepercayaan masyarakat, sehingga tidak jarang penari mengalami kondisi seperti trance. Hal ini menunjukkan bahwa tarawangsa bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang mendalam bagi masyarakat pendukungnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....