Tifa Alat Musik Tradisional Khas Indonesia Timur

  • 21 Apr 2026 10:05 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Tifa adalah alat musik tradisional dari Indonesia bagian timur, terutama Maluku dan Papua. Bentuknya mirip kendang, dibuat dari batang kayu yang dilubangi di bagian tengah. Tifa memiliki beberapa jenis berdasarkan ukuran, mulai dari yang kecil hingga besar, seperti tifa jekir, tifa dasar, tifa potong, tifa jekir potong, dan tifa bas. Dilansir dari id.wikipedia.org

Cara memainkan tifa adalah dengan dipukul, seperti gendang. Bagian badan tifa dibuat dari kayu yang dikosongkan, lalu salah satu ujungnya ditutup menggunakan kulit hewan, biasanya kulit rusa yang telah dikeringkan agar menghasilkan suara yang baik. Tifa sering dihiasi ukiran khas, dan setiap suku di Maluku maupun Papua memiliki bentuk dan corak tifa yang berbeda sesuai budaya mereka.

Di berbagai daerah, tifa juga memiliki nama yang berbeda. Di Maluku, alat ini dikenal sebagai tahito atau tihal, sementara di Kepulauan Aru disebut titir. Di Papua, nama tifa beragam, seperti eme pada Suku Asmat, wachu di Sentani, sirep atau sandio di Biak, serta kandara pada Suku Marind. Dari segi bentuk, tifa Maluku umumnya berbentuk tabung tanpa pegangan, sedangkan tifa Papua lebih ramping dan biasanya memiliki pegangan.

Saat ini, tifa digunakan dalam berbagai kegiatan adat seperti penyambutan tamu, pernikahan, dan pertunjukan seni. Alat musik ini sering mengiringi tarian tradisional, termasuk tari perang, tari Lenso dari Maluku, serta tarian dari suku Asmat dan Marind. Dahulu, tifa juga digunakan sebagai alat komunikasi, misalnya untuk memanggil pihak yang bertikai agar berdamai. Kini, meskipun tidak selalu ditampilkan setiap hari, tifa tetap menjadi bagian penting dari budaya masyarakat setempat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....