Keunikan Sasando Alat Musik Tradisional Pulau Rote

  • 20 Apr 2026 10:47 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Sasando adalah alat musik tradisional yang berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik menggunakan jari. Dilansir dari id.wikipedia.org Sasando sudah dikenal masyarakat sejak lama dan menjadi bagian penting dari budaya daerah tersebut. Nama “sasando” berasal dari bahasa Rote, yaitu sasandu, yang berarti alat yang bergetar atau menghasilkan bunyi.

Bentuk Sasando cukup unik dibandingkan alat musik petik lainnya. Bagian utamanya terbuat dari bambu berbentuk tabung, yang dipasangi banyak senar di sekelilingnya. Senar-senar ini disangga oleh penyangga kecil sehingga menghasilkan nada yang berbeda-beda. Di bagian luar terdapat anyaman daun lontar yang berfungsi sebagai resonator atau penguat suara, sehingga bunyi Sasando terdengar lebih jelas dan merdu.

Cara memainkan Sasando membutuhkan keterampilan khusus. Pemain menggunakan kedua tangan untuk memetik senar dari arah yang berlawanan. Tangan kiri biasanya memainkan melodi dan nada dasar, sedangkan tangan kanan memainkan harmoni atau akor. Meskipun susunan nadanya tidak seperti alat musik modern pada umumnya, Sasando tetap mampu menghasilkan musik yang indah dan harmonis jika dimainkan dengan baik.

Seiring perkembangan zaman, Sasando memiliki beberapa jenis, seperti Sasando gong, Sasando biola, dan Sasando elektrik. Sasando gong memiliki jumlah senar lebih sedikit dan menggunakan tangga nada sederhana. Sasando biola memiliki lebih banyak senar dan menghasilkan nada yang lebih beragam. Sementara itu, Sasando elektrik merupakan versi modern yang menggunakan teknologi pengeras suara, sehingga suaranya dapat didengar lebih luas tanpa menggunakan daun lontar sebagai resonator.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....