Film Warung Pocong : Uang Besar, Teror Tak Terduga
- 13 Apr 2026 08:17 WIB
- Denpasar
RRI. CO.ID, Denpasar – Film Warung Pocong hadir sebagai tontonan horor komedi yang memadukan rasa takut dan tawa dalam satu jalur cerita. Film ini membawa penonton ke suasana desa terpencil yang terlihat tenang dari luar, tetapi menyimpan misteri menyeramkan di balik sebuah warung sederhana. Nuansanya dibuat gelap, tetapi tetap disisipi humor khas karakter-karakternya sehingga terasa ringan untuk diikuti.
Film ini tayang mulai 9 April 2026 di bioskop Indonesia dan bisa ditonton di jaringan XXI, CGV, dan Cinépolis. Dengan durasi 97 menit atau sekitar 1 jam 37 menit, alurnya dibuat padat dan tidak berlarut-larut. Format seperti ini membuat ceritanya langsung bergerak ke inti masalah tanpa banyak adegan yang terasa berputar-putar.
Sutradara film ini adalah Bendolt (Imam Bendolt), yang mencoba menyajikan horor lokal dengan pendekatan berbeda. Ia tidak hanya mengandalkan kemunculan pocong untuk menakut-nakuti penonton, tetapi juga membangun dinamika antar tokoh yang sering memunculkan situasi lucu di tengah ketegangan. Dari sisi produksi, film ini digarap oleh Entelekey Media Indonesia dan Tiger Pictures.
Dari segi cerita, Warung Pocong berpusat pada tiga pemuda Jakarta bernama Kartono, Agus, dan Makmur. Mereka sama-sama sedang terhimpit masalah ekonomi, mulai dari utang, penipuan, hingga investasi bodong yang membuat hidup mereka kacau. Saat muncul tawaran kerja dengan gaji besar di sebuah warung di desa bernama Lali Jiwo, mereka langsung tergiur tanpa banyak berpikir.
Masalahnya, warung itu bukan tempat biasa. Tawaran yang awalnya terlihat seperti jalan keluar justru menyeret mereka ke pengalaman aneh, mencekam, dan penuh kejutan yang tidak masuk akal. Di sinilah film mulai bermain dengan rasa penasaran penonton, karena setiap langkah para tokohnya seperti membawa mereka semakin dalam ke rahasia gelap desa itu.
Berdasarkan keterangan yang beredar, film ini memiliki rating 13+, sehingga masih bisa dinikmati remaja dan penonton umum yang menyukai horor ringan. Daya tarik utamanya ada pada kombinasi teror pocong khas Indonesia dengan komedi segar yang membuat suasana tidak terlalu tegang sepanjang film. Pendekatan ini menjadikan Warung Pocong sebagai horor komedi yang unik, terutama bagi penonton yang suka cerita seram tetapi tetap ingin tertawa di sela-sela ketakutan.
Untuk poster film, visual yang ditampilkan memperlihatkan suasana desa terpencil dengan warung sederhana sebagai pusat perhatian, sementara siluet pocong berdiri di dekat para tokoh utama. Warna gelap dan pencahayaan temaram memperkuat kesan misterius, sedangkan ekspresi para karakter memberi sentuhan komedi yang terasa hidup. Poster seperti ini cukup berhasil menggambarkan isi film: seram, lucu, dan penuh rasa penasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....