Beauty Standard vs Body Positivity

  • 27 Mar 2026 19:12 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Gempuran media sosial membuat standar kecantikan semakin terbentuk dan tersebar luas. Di sisi lain, muncul gerakan body positivity yang menekankan pentingnya menerima dan mencintai tubuh apa adanya.

Beauty standard dan body positivity adalah dua konsep yang seringkali bertentangan. Beauty standard adalah gambaran ideal tentang penampilan fisik yang dianggap menarik oleh masyarakat.

Standar kecantikan seringkali tidak realistis dan sulit dicapai oleh kebanyakan orang sehingga menimlbulkan rasa tidak percaya diri.Menurut National Eating Disordes Association, body positivity adalah konsep sebaliknya.

Body positivity mendorong individu untuk menerima dan menghargai tubuh mereka terlepas dari bentuk, ukuran, dan kondisi fisik. Setiap orang diajak untuk melihat tubuh sebagai sesuatu yang berharga, bukan sekedar objek penelitian.

Standar kecantikan yang tidak realistis bisa berdampak serius pada kesehatan mental. Banyak individu yang mengalami body image issues dan rendah diri akibat tekanan untuk menuhi standar tersebut.

Media sosial dengan beragam filter dan editan semakin memperkuat ekspektasi yang sulit dicapai dalam kehidupan nyata. Banyak orang belomba-lomba untuk mengejar ekspektasi tersebut agar dipuja dan terlihat sempurna di media sosial.

Meskipun body positivity menawarkan pendekatan yang lebih sehat, bukan berarti seseorang tidak boleh tampil menarik. Kunci utamanya adalah keseimbangan yang mana merawat diri sebagai bentuk cinta diri, bukan karena tekanan sosial.

Menurut Psychology Today, penting untuk memahami bahwa kecantikan bersifat subjektif dan tidak hanya ditentukan oleh penampilan fisik semata. Body positivity dan beauty standard merupakan dua konsep yang terus berdampingan dalam kehidupan modern.

Di tengah tekanan untuk tampil “sempurna,” penting bagi setiap individu untuk tetap menghargai dirinya sendiri. Kecantikan sejati bukan tentang memenuhi standar tertentu, melainkan tentang bagaimana seseorang menerima dan mencintai dirinya apa adanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....