Mengenal Ciri dan Tokoh Musik Barok

  • 23 Feb 2026 11:55 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Musik Barok adalah jenis musik klasik yang berkembang sekitar tahun 1600 hingga 1750. Periode ini berada setelah Zaman Renaisans dan sebelum Zaman Klasik. Istilah “Barok” berasal dari bahasa Prancis yang awalnya dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang bentuknya tidak biasa, seperti mutiara yang tidak bulat sempurna.

Lama-kelamaan, istilah ini digunakan untuk menyebut gaya seni, arsitektur, dan musik yang kaya hiasan. Dilansir dari id.wikipedia.org Beberapa tokoh penting pada masa ini antara lain Claudio Monteverdi, Henry Purcell, Johann Sebastian Bach, Jean-Philippe Rameau, George Frideric Handel, dan Antonio Vivaldi.

Karya-karya mereka masih sering dimainkan hingga sekarang. Pada masa ini, musik mulai disusun dengan sistem tangga nada yang lebih teratur, dan dasar-dasar tersebut masih digunakan dalam musik modern. Para musisi Barok juga dituntut mampu berimprovisasi, baik saat memainkan melodi maupun iringan.

Ciri khas musik Barok adalah penggunaan hiasan nada atau ornamen yang cukup banyak. Melodinya biasanya memiliki tema yang jelas dan sering diulang dengan variasi tertentu.

Musik Barok juga banyak menggunakan tekstur polifoni, yaitu dua atau lebih melodi yang dimainkan secara bersamaan dan saling mengisi. Namun, ada juga karya yang lebih sederhana dengan satu melodi utama dan iringan harmoni yang mendukung.

Pada masa Barok, piano belum ditemukan. Alat musik keyboard yang umum digunakan adalah harpsichord. Berbeda dengan piano, harpsichord tidak bisa menghasilkan perubahan volume secara halus.

Karena itu, musik Barok jarang memiliki perubahan dinamika yang bertahap seperti pelan ke keras. Perubahan volume biasanya terjadi secara tiba-tiba. Keterbatasan alat musik saat itu membuat beberapa karya Barok terdengar memiliki suasana yang cenderung konsisten dalam satu bagian lagu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....