Dasar-Dasar Berlari untuk Pemula

  • 20 Feb 2026 07:57 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Berlari menjadi salah satu olahraga paling mudah diakses untuk seluruh kalangan, namun tetap memerlukan pemahaman dasar bagi pemula yang ingin belajar berlari. Tanpa persiapan yang tepat, risiko cidera bisa meningkat dan motivasi cepat menurun. Karena itu, penting memahami cara belajar berlari secara bertahap dan terukur.

Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah memastikan kondisi tubuh dalam keadaan siap. Pemula disarankan memulai dengan pemeriksaan kesehatan sederhana, terutama jika memiliki riwayat penyakit tertentu. Selain itu, pemilihan sepatu lari yang sesuai dapat membantu mengurangi tekanan berlebih pada sendi.

Dikutip dari berbagai sumber metode paling aman untuk memulai adalah mengombinasikan jalan cepat dan lari ringan. Pola ini membantu tubuh beradaptasi dengan peningkatan detak jantung dan kerja otot secara bertahap. Durasi dapat dimulai dari 15 hingga 30 menit dalam satu sesi, dua sampai tiga kali seminggu.

Pemanasan dan pendinginan menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan. Peregangan dinamis (dynamic stretch) sebelum berlari membantu meningkatkan fleksibilitas dan aliran darah ke otot. Sementara itu, pendinginan (cooling down) setelah latihan berfungsi menstabilkan detak jantung dan mengurangi risiko kram.

Teknik berlari juga berperan penting dalam mencegah cedera. Postur tubuh sebaiknya tegak dengan bahu rileks, sementara langkah kaki dibuat ringan dan tidak terlalu panjang. Pernapasan diatur secara ritmis agar tubuh tidak cepat kelelahan.

Konsistensi menjadi kunci perkembangan kemampuan lari. Peningkatan jarak dan intensitas sebaiknya dilakukan secara bertahap, misalnya menambah durasi 5 hingga 10 persen setiap minggunya. Pendekatan ini membantu tubuh beradaptasi tanpa memberikan tekanan berlebihan.

Pada akhirnya, proses belajar berlari bukan tentang kecepatan, melainkan tentang membangun kebiasaan sehat. Pemula disarankan menetapkan target realistis dan menikmati setiap progres kecil yang dicapai. Dengan pendekatan yang tepat, berlari dapat menjadi gaya hidup yang berkelanjutan dan menyehatkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....