“Pura Langgar” Perpaduan dan Keharmonisan Bagi dua Umat

  • 11 Feb 2026 08:12 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Dari sederetan Pura yang ada di Bali bisa dikatakan hanya ada sebuah pura yang didalamnya menyediakan tempat ibadah bagi umat muslim. Karena hal tersebut Pura ini disebut Pura Langgar.

Pura adalah persembahyangan bagi umat Hindu , sedangkan Langgar adalah tempat ibadah bagi umat muslim. Perpaduan dan keharmonisan bagi kedua umat ini dapat dilihat tatkala hari upacara persembahyang bagi umat Hindu di Bali yang bertepatan dengan hari umat Islam atau jatuh pada hari Jumat.

Dikutip dari laman bunutin.desa.id. Pura ini memang unik, bahkan Pura ini menjadi cikal bakal penyebaran Agama Islam di Bali. Pura Langgar juga dikenal dengan sebutan nama Pura Dalam Jawa, serta dibalut dengan ukiran yang dikenal dengan Patra mesir, Patra China dan Patra Belanda. Namun tetap ada kubah yang menjadi cerminan tempat ibadah bagi umat muslim.

Pura Dalem Jawa (Langgar ) Penataran Agung Bunutin ini , berada di Bangli tepatnya hanya berjarak 5 kilometer dari pusat kota Bangli menuju desa Bunutin. Setiap upacara besar agama di pura ini ada pantangan menghaturkan sesajen berupa daging babi dan ayam. Untuk Upacara besar di Pura Langgar jatuh pada Respati Manis Dunggulan.

Di Pura Langgar ini setiap satu tahun sekali tepatnya pada saat Tilem Sasih Kaulu ( bulan mati ) sekitar bulan Februari ada upacara yang dikenal dengan sebutan Titi Mamah. Keunikan ritual Titi Mamah diwarnai dengan tradisi mengurbankan seekor sapi jantan muda yang belum ditusuk hidungnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....