Lima Anime Adaptasi Manhwa Sarat Aksi
- 27 Jan 2026 19:42 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Anime tidak lagi sekadar identik dengan tontonan anak-anak. Dalam beberapa tahun terakhir, medium ini berkembang menjadi ruang cerita yang digemari remaja hingga dewasa, menghadirkan konflik gelap, aksi brutal, dan pertarungan yang sarat emosi.
Perkembangan tersebut turut dipengaruhi oleh kehadiran manhwa, komik digital asal Korea Selatan, yang kini banyak diadaptasi menjadi anime. Dengan format berwarna penuh dan gaya baca vertikal, manhwa menawarkan visual serta cerita yang mudah diterjemahkan ke dalam animasi bergerak.
Dari berbagai genre yang tersedia, aksi menjadi yang paling dominan diadaptasi. Pertarungan intens, sistem kekuatan yang unik, serta perjalanan karakter yang ekstrem menjadikan anime adaptasi manhwa tampil segar dan berbeda. Berikut lima judul yang menonjol lewat aksi dan ketegangan ceritanya.
1. Solo Leveling
Solo Leveling mengisahkan Sung Jin-woo, Hunter peringkat terendah yang nyaris tak diperhitungkan. Sebuah insiden mematikan di Double Dungeon justru memberinya kemampuan langka untuk terus meningkatkan kekuatan melalui sistem misterius yang hanya bisa diakses olehnya.
Perjalanan Jin-woo dari sosok terlemah hingga menjadi kekuatan yang ditakuti dunia monster menjadikan Solo Leveling sebagai kisah zero to hero yang brutal. Aksi pertarungan cepat dan visual gelap menjadi kekuatan utama adaptasi ini.
2. Tower of God
Tower of God membawa penonton memasuki Menara raksasa penuh ujian mematikan. Bam, pemuda polos yang hanya ingin mengikuti Rachel, tanpa sadar terjerumus ke dalam konflik besar yang mempertaruhkan kekuasaan dan nasib banyak orang.
Anime ini tak hanya menampilkan pertarungan, tetapi juga intrik, pengkhianatan, dan misteri tentang ambisi manusia. Dunia yang luas dan kompleks membuat Tower of God menonjol sebagai fantasi aksi dengan kedalaman cerita.
3. The God of High School
The God of High School bermula dari turnamen bela diri antar siswa SMA. Jin Mori, petarung taekwondo berbakat, segera menyadari bahwa kompetisi tersebut menyimpan agenda tersembunyi yang melibatkan kekuatan dewa melalui sistem Charyeok.
Dengan tempo cepat dan koreografi pertarungan eksplosif, anime ini menyuguhkan aksi tanpa jeda. Perpaduan seni bela diri dan elemen supernatural menjadikannya tontonan penuh adrenalin.
4. Noblesse
Noblesse mengisahkan Raizel, bangsawan murni yang terbangun setelah tertidur selama lebih dari delapan abad. Di tengah kehidupan modern Korea Selatan, ia berusaha hidup normal hingga ancaman organisasi rahasia memaksanya kembali menggunakan kekuatan absolutnya.
Anime ini memadukan aksi supernatural dengan nuansa kehidupan sehari-hari. Sosok Raizel tampil dingin namun berwibawa, menghadirkan pertarungan yang elegan sekaligus penuh tekanan.
5. Viral Hit (How to Fight)
Berbeda dari judul lainnya, Viral Hit (How to Fight) menghadirkan aksi yang lebih membumi. Hobin Yoo, siswa lemah korban perundungan, menemukan cara melawan melalui teknik bertarung yang dipelajari dari kanal daring dan disiarkan secara langsung.
Pertarungan dalam Viral Hit terasa realistis dan strategis. Kisahnya dekat dengan realitas media sosial, di mana aksi bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga sorotan publik dan tekanan popularitas.
Kehadiran anime adaptasi manhwa menunjukkan perubahan arah industri animasi. Cerita yang lebih gelap, karakter yang ekstrem, serta konflik yang relevan dengan penonton dewasa menjadikan adaptasi ini memiliki daya tarik tersendiri. Meski alur ceritanya telah lebih dulu dikenal pembaca manhwa, versi anime tetap menawarkan pengalaman berbeda melalui visual, suara, dan dinamika aksi yang lebih hidup. Dari layar inilah, manhwa menemukan napas baru dalam bentuk animasi yang semakin digemari.
Baca Juga: Kisah Iblis Kecil yang Terlalu Baik Hati
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....