Benda Mungil yang "Menempel" di Sejarah

  • 27 Jan 2026 14:43 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Stiker itu kecil, sering dianggap remeh, tapi nyaris selalu ada di sekitar kita. Menempel di laptop, helm, botol minum, sampai tiang jalan. Benda mungil ini punya sejarah panjang. 

Awalnya, stiker hanyalah label dagangan—penanda produk agar mudah dikenali. Tapi seperti banyak benda sehari-hari lainnya, perannya pelan-pelan melebar jauh dari fungsi awalnya.

Sejarah stiker bermula pada abad ke-19, seiring berkembangnya teknologi perekat di masa revolusi industri. Kertas berlapis lem memungkinkan produksi massal dengan biaya rendah. 

Smithsonian Magazine mencatat stiker sebagai salah satu bentuk promosi paling praktis di zamannya. Murah, mudah disebar, dan efektif—kombinasi yang bikin stiker cepat berpindah dari satu kota ke kota lain.

Memasuki abad ke-20, stiker mulai tampil lebih kreatif. Warna cerah dan desain mencolok digunakan perusahaan untuk membangun identitas visual. Ia bukan lagi sekadar penanda, tapi media iklan yang fleksibel. 

Budaya pop lalu ikut mendorong popularitasnya. Musik, olahraga, dan film memeluk stiker sebagai medium ekspresi. Anak muda mulai menempelkannya di tas, buku, skateboard, hingga gitar. 

Era digital membawa stiker ke fase baru. Aplikasi pesan menghadirkan stiker virtual yang ekspresif dan ringan. Emosi tak lagi diketik, tapi ditempel. Ilustrator independen menemukan ruang baru untuk berkarya, sementara stiker digital menyebar lintas budaya tanpa batas geografis. 

Di jalanan, stiker tetap bertahan. Seniman jalanan memakainya sebagai medium cepat untuk menyampaikan pesan sosial dan politik. Tempelan kecil di ruang publik mengubah tembok, rambu, dan tiang jadi galeri spontan. 

Kini, stiker bisa dibaca sebagai arsip budaya populer. Ia merekam selera, keresahan, dan bentuk perlawanan di masanya. Dari kertas sederhana hingga layar sentuh, stiker terus beradaptasi mengikuti cara manusia berkomunikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....