Raccoon City: Titik Awal Menuju Resident Evil 9

  • 25 Jan 2026 18:55 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Sejarah kelam insiden Raccoon City yang menjadi latar belakang utama dalam gim Resident Evil 9 yang akan rilis tanggal 27 Februari 2026, menjadi tragedi yang terkenal pada tahun 1998 peristiwa yang digambarkan dalam Resident Evil 2 tersebut bukan sekadar tragedi kehancuran sebuah kota, melainkan titik awal penyebaran virus skala besar di Raccoon City yang juga membentuk ekosistem biologis dan konspirasi global yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada entri kesembilan mendatang. Dan tentu saja sebelum bermain gim Resident Evil 9 Requiem, jangan melewatkan seri Resident Evil 2 yang juga menjadi titik awal kemunculan Leon S. Kennedy yang akan muncul Kembali di Resident Evil 9 Requiem.

Berdasarkan dokumen resmi Resident Evil Archives Cerita Resident Evil 2 dimulai pada 29 September 1998, tiga bulan setelah insiden di pegunungan Arklay (Resident Evil 1). Raccoon City telah menjadi kota mati setelah T-Virus bocor ke sumber air dan menginfeksi hampir seluruh populasi melalui gigitan tikus dan kontak langsung.

Dua orang asing tiba di kota ini secara bersamaan yaity Leon S. Kennedy, seorang polisi rookie yang baru akan memulai hari pertamanya, dan Claire Redfield, seorang mahasiswi yang mencari kakaknya, Chris Redfield. Pertemuan mereka di tengah kepungan zombie memaksa keduanya bekerja sama untuk menuju kantor polisi Raccoon (RPD) sebagai tempat perlindungan terakhir yang mereka ketahui.

Sesampainya di RPD, Leon dan Claire menyadari bahwa tempat tersebut telah jatuh. Mereka menemukan bahwa Kepala Polisi, Brian Irons, telah disuap oleh Umbrella Corporation untuk menutupi aktivitas laboratorium bawah tanah yang terletak tepat di bawah kota. Dalam pencarian jalan keluar, alur terbagi menjadi dua perspektif. Leon bertemu dengan Ada Wong, seorang agen misterius yang mengaku sedang mencari sampel virus. Claire menemukan Sherry Birkin, seorang anak kecil yang sedang diburu oleh sesosok monster mengerikan.

Terungkap bahwa dalang di balik kekacauan ini adalah William Birkin, ilmuwan top Umbrella yang menciptakan G-Virus. Saat Umbrella mencoba mencuri hasil risetnya, Birkin yang sekarat menyuntikkan G-Virus ke tubuhnya sendiri. Ia bermutasi menjadi monster raksasa yang terus berevolusi dan membantai pasukan Umbrella di gorong-gorong kota, yang secara tidak sengaja menyebabkan kebocoran virus ke seluruh kota.

Selama di laboratorium bawah tanah (NEST), Leon dan Claire harus menghadapi ancaman dua arah: Mr. X (Tyrant) yang dikirim Umbrella untuk menghapus jejak saksi mata, dan William Birkin yang terus mengejar anaknya, Sherry, untuk menyebarkan embrionya. Alur berakhir dengan hancurnya laboratorium NEST. Leon, Claire, dan Sherry berhasil melarikan diri menggunakan kereta bawah tanah sesaat sebelum seluruh Raccoon City dimusnahkan oleh rudal nuklir pemerintah Amerika Serikat untuk memutus penyebaran virus.

Resident Evil 2 memiliki dua pilar produksi utama yang menandai lompatan teknologi di masanya. Versi aslinya, yang dirilis pada 21 Januari 1998, diproduksi untuk konsol PlayStation generasi pertama. Di bawah arahan sutradara Hideki Kamiya dan produser Shinji Mikami, game ini menjadi fenomenal karena menggunakan sistem background statis (pre-rendered) dan sudut pandang kamera tetap (fixed camera angle). Mekanisme ini menciptakan efek dramatis seperti film horor klasik, namun dengan keterbatasan pergerakan karakter yang sering disebut sebagai "tank controls."

Dua dekade kemudian, Capcom merilis versi Remake pada 25 Januari 2019 untuk platform modern (PS4, Xbox One, dan PC). Berbeda dengan versi 1998, versi 2019 dibangun sepenuhnya dari nol menggunakan RE Engine. Produksi versi Remake ini menghilangkan sistem kamera statis dan menggantinya dengan sudut pandang Over-the-Shoulder (di atas bahu) yang lebih dinamis dan realistis. Meskipun alur cerita intinya tetap sama, versi Remake memberikan pendalaman karakter yang lebih emosional dan visual yang jauh lebih mencekam berkat teknologi pencahayaan modern.

Hubungan antara Resident Evil 2 dan Resident Evil 9 yang akan rilis 27 Februari 2026 bukan sekadar masalah kesinambungan karakter, melainkan sebuah penyelesaian dari narasi besar bioterorisme yang telah berjalan selama hampir tiga dekade. Jika insiden Raccoon City pada tahun 1998 merupakan titik nol di mana senjata biologis pertama kali lepas kendali di skala perkotaan, maka Resident Evil 9 diprediksi menjadi garis finis yang mengungkap bagaimana kegagalan eksperimen tersebut telah berevolusi menjadi ancaman global yang jauh lebih sempurna dan mematikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....