Keroncong Musik Tradisional Indonesia Bersejarah dan Tetap Lestari

  • 21 Jan 2026 13:05 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Musik keroncong merupakan salah satu musik tradisional Indonesia yang memiliki perjalanan sejarah panjang dan nilai budaya yang kuat. Musik ini dikenal dengan alunan yang lembut dan tenang, sehingga sering menghadirkan kesan romantis, sendu, dan penuh kenangan. Meski telah ada sejak lama, musik keroncong tetap bertahan dan terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Dilansir dari dkj.or.id Sejarah mencatat bahwa musik keroncong tidak bisa dilepaskan dari Kampung Tugu di Jakarta Utara. Kawasan ini telah dihuni oleh komunitas Tugu sejak abad ke-17. Masyarakat setempat mewarisi pengaruh musik Portugis yang berasal dari budaya Moor. Dari pengaruh inilah kemudian lahir bentuk awal musik keroncong yang terus berkembang hingga dikenal seperti sekarang. Dalam perjalanannya, keroncong tumbuh melalui proses perpaduan unsur budaya Timur dan Barat secara kreatif.

Pada awal abad ke-20, musik keroncong mulai menyebar dari Batavia ke berbagai daerah, termasuk Soerabaja. Saat itu, keroncong sering digunakan sebagai musik pengiring pertunjukan teater komedi bangsawan yang mengangkat cerita dari Timur Tengah. Lagu-lagu keroncong mengiringi para pemain saat berakting, menari, bernyanyi, hingga melawak. Setelah pertunjukan teater tersebut tidak lagi populer, musik pengiringnya tetap bertahan dan dikenal dengan sebutan Stambul Keroncong, baik dalam bentuk lagu maupun musik instrumental.

Memasuki abad ke-21, musik keroncong diyakini akan terus hidup dan semakin dikenal oleh berbagai kalangan. Daya tahannya yang telah teruji membuat keroncong bukan sekadar musik musiman. Keunikan keroncong terletak pada perpaduan budaya Timur dan Barat, serta fleksibilitasnya yang mampu mengiringi berbagai jenis lagu dengan pola irama khas. Dengan kemampuan beradaptasi yang kuat sepanjang sejarahnya, musik keroncong diyakini akan tetap lestari dan terus terdengar hingga masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....