Larry Siwu vs Haris Sofyan Saling Ancam KO
- 29 Okt 2025 11:12 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Persaingan antara HSS (Holywings Sport Show) dan Baku Hantam semakin memanas menjelang gelaran tinju yang mempertemukan Larry Siwu dan Haris Sofyan pada 9 November mendatang. Dalam "Face to Face," kedua petarung yang mewakili promotornya masing-masing ini saling melontarkan psywar dan prediksi mengenai jalannya pertarungan. Larry Siwu, pemegang sabuk welter weight HSS, datang sebagai petarung tinju profesional, sementara Haris Sofyan, yang merupakan juara dari berbagai disiplin bela diri seperti MMA dan kickboxing, hadir mewakili Baku Hantam. Tensi tinggi terasa sepanjang sesi, menjanjikan pertarungan yang keras dan penuh aksi.
Larry Siwu, yang menyatakan sangat menghormati kepercayaan diri Haris Sofyan, namun menegaskan bahwa Haris membuat "keputusan yang salah" dengan menerima pertarungan di bawah aturan tinju. Menurut Siwu, tinju adalah dunianya dan ia berjanji akan memberikan yang terbaik tanpa menyimpan tenaga, berbeda dengan pertarungan sebelumnya. "Keputusannya untuk menerima pertarungan melawan Lerry Siwu ini itu akan disesalinya seumur hidup," tegas Siwu. Ia bertekad untuk membuktikan bahwa dirinya masih yang terbaik di ring tinju dengan menargetkan kemenangan knockout (KO) 100% di pertandingan tersebut.
Di sisi lain, Haris Sofyan menunjukkan tingkat optimisme yang sangat tinggi, bahkan berani memprediksi jalannya pertarungan. Ia teringat akan kekalahan Siwu sebelumnya melawan almarhum Raul Pinem, dan memprediksi hasil yang sama akan terjadi. "Bang Larry akan kalah di tanggal 9 November," ujarnya. Haris, yang ingin membuktikan prestasinya di kancah tinju, menargetkan untuk meng KO Larry Siwu pada ronde keempat.
Dengan saling lempar ancaman KO dan janji untuk tampil all out, pertarungan antara juara tinju Larry Siwu dan petarung MMA Haris Sofyan dipastikan akan menjadi salah satu partai paling panas. Kedua petarung telah memastikan kepada para penggemar bahwa mereka akan bertarung habis-habisan dan hasilnya akan berakhir dengan KO. Pertandingan seru yang mempertemukan keahlian tinju murni melawan kepercayaan diri dan kekuatan fisik dari disiplin bela diri lain ini tidak boleh dilewatkan pada 9 November mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....