Alur Produksi Gede Jamur di Desa Pidpid Laga

  • 15 Sep 2026 10:14 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Bahan baku utama pembuatan media tanam jamur adalah limbah serbuk gergaji yang diperoleh dari usaha penggergajian kayu yang ada di Banjar Dinas Pidpid Laga, Desa Pidpid, Kecamatan Abang, Karangasem..

Pemilik Gede Jamur, I Gede Artha Sudiarsana, S.P., M.Agb menceritakan proses produksi dibagi atas beberapa tahapan sebagai berikut :

  1. Tahap pembuatan media tanam (baglog) jamur

Pada tahap ini dilakukan pencampuaran media berupa serbuk gergaji sebagai bahan utama dengan komposisi 78%, kemudian dedak padi dengan komposisi 18% , kapur pertanian 2%, tepung terigu 1 % dan gula pasir satu % serta ditambahkan air bersih sampai campuran media memiliki kelembaban 60-65%. Proses pencampuran menggunakan mesin mixer dan difermentasi selama 2 hari. Selanjutnya media yang sudah difermetasi dikemas dalam plastik polipropilen ukuran 18-35 cm. Kemudian baglog dipadatkan dengan menggunakan alat press hingga rata-rata bobot baglog 1,2-1,3 kg, setelah itu dipasangkan cincin dan ditutup dengan koran . Baglog jamur disusun dan siap untuk disterilisasi.

  1. Tahap Sterilisasi

Sterilisasi baglog merupakan tahap penting persiapan baglog menjadi media tumbuh jamur tiram. Dengan pemanasan pada suhu 95-100 °C selama 6-8 jam, bibit jamur dan mikroba yang tidak diinginkan akan mati. Sterilisasi dilakukan selama 8 jam menggunakan steamer dengan pengaliran uap dari boiler dengan pembakaran menggukan kompor.

  1. Tahap Inokulasi

Tahap inokulasi ini adalah tahap pengisian bibit ke baglog jamur sehingga ruangan yang digunakan adalah ruangan yang bersih dan rutin disterilisasi sehingga tidak terjadi kontaminasi.

  1. Tahap inkubasi

Pada masa inkubasi, suhu dijaga 27-28 °C dengan kelembapan sekitar 60%. Baglog tinggal di ruang inkubasi selama 21-25 hari. Masa inkubasi berhasil bila baglog dipenuhi oleh miselium berwarna putih.

  1. Pemindahan ke tempat budidaya (kumbung jamur)

Baglog yang 70% lebih luasannya dipenuhi miselium yang berwarna putih layak dipindahkan pada kumbung budidaya untuk menumbuhkan tubuh buah. Suhu optimal untuk masa produksi sekitar 22-28°C dengan kelembapan 80-85%.

  1. Penyiraman

Baglog yang telah dibuka cincin dirawat dengan melakukan penyiraman secara kabut dengan menggunakan sprayer dan dilantainya dilakukan penyiraman menggunakan selang. Tujuan penyiraman ini adalah menjaga kelembaban dan suhu ruangan yang ideal utnuk jamur sehingga bisa mempercepat pertumbuhan pinhead jamur.

  1. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dilakukan dengan penggunaan pestisida nabati sehingga penangaannya dilakukan secara organik. Sedangkan serangan penyakit atau jamur lain biasanya dilakukan dengan eradikasi atau membuang baglog jamur yang terkontaminasi.

  1. Pemanenan

Panen dilakukan saat tudung jamur belum keriting, warna belum pudar, spora belum dilepaskan, tekstur masih kokoh dan lentur. Proses panenn dilakukan dengan cara mencabut tanpa menyisakan bagian jamur. Jamur tiram yang siap dipanen setelah 3 hari muncul pinhead. Baglog jamur bisa tumbuh 4-5 kali selama masa produktif 3-4 bulan dari pembuatan media tanam dengan bobot jamur mencapai 300 gram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....