Kisah Inspiratif Lindawati Mendirikan UMKM Ikebana Handicraft

  • 08 Sep 2026 11:31 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Perjalanan hidup Lindawati, Pemilik ( Owner ) UMKM Ikebana Handicraft, di Mumbul Nusa Dua Bali, merupakan sebuah kisah inspiratif tentang transformasi, ketulusan tangan, dan dedikasi penuh pada seni kerajinan tangan. Berawal dari karier panjang di dunia tata rias dan salon kecantikan sejak era 1980-an di Surabaya, Jakarta, hingga Sumatera, ia akhirnya memilih banting setir ke dunia handicraft.

Ketika berbincang dalam program acara Teras UMKM di Pro 4 RRI Denpasar, Lindawati menjelaskan keputusan besar dalam hidupnya ini diambil pada tahun 2005. “ Saya merasa jenuh dengan rutinitas dunia salon di Surabaya dan Jakarta yang menyita seluruh waktu akhir pekan saya sehingga saya tidak bisa menikmati momen liburan bersama suami dan anak-anak saya” ujar Lindawati.

Puncak kejenuhan di dunia tata rias juga dipicu oleh insiden kewalahan menangani ratusan pelanggan wisuda hingga membuat para asisten kewalahan membagi tugas rias. Ketika suaminya dipindah tugas ke Medan, Lindawati pun mulai merintis usaha kerajinan tangan dan merangkai bunga secara otodidak, berbekal pengalamannya merangkai bunga di gereja setiap minggu.

Lindawati mengungkapkan nama "Ikebana Handicraft" sendiri dipilih secara spontan setelah ia terinspirasi dari keindahan seni merangkai bunga di Korea saat melakukan perjalanan transit untuk mengunjungi anaknya yang menempuh pendidikan dan bekerja di luar negeri. "Ikebana bermakna merangkai yang awalnya bermula dari bisnis kerajinan tangan, kemudian berkembang di tahun 2009 menjadi Lembaga Kursus” ungkap Lindawati.

Dedikasi Lindawati dalam dunia pendidikan keterampilan terbukti melalui berbagai torehan prestasi, termasuk pencapaian membanggakan saat meraih Juara 1 Nasional kerajinan tangan pada tahun 2012. Reputasi kepiawaian mengajarnya juga diakui lintas negara, ketika ia sukses melatih 45 mahasiswa Sumatera Utara yang melakukan studi banding ke Malaysia.

Lindawati pun mendapatkan tawaran kerjasama lanjutan dari para dosen di Malaysia yang merasa puas dengan kerajinan tangan buatannya. Di Bali sendiri, kiprah sosialnya mendapat dukungan penuh dari Dinas Sosial , yang rutin menggandengnya untuk memberikan pelatihan keterampilan bagi para ibu rumah tangga hingga kelompok lansia.

Seiring berjalannya waktu, portofolio produk Ikebana Handicraft semakin berkembang pesat dengan menawarkan berbagai variasi barang bernilai estetika tinggi, mulai dari rangkaian bunga artifisial elegan, tas manik-manik eksklusif, hingga beragam aksesoris pelengkap busana tradisional.Seluruh bahan baku utama yang digunakan untuk memproduksi aneka kerajinan tersebut didatangkan secara khusus dari berbagai daerah di Indonesia guna memastikan kualitas fisik produk tetap terjaga dengan standar kerapian terbaik.

Meski demikian, perjalanan mengembangkan usaha di Bali tidak lepas dari tantangan tersendiri, mulai dari adaptasi dengan karakteristik pasar lokal hingga pengalaman kurang menyenangkan terkait titip jual dengan sesama pelaku UMKM lokal.Dukungan mendiang suaminya yang semasa hidup berpesan agar pindah ke Bali karena potensinya sebagai destinasi pariwisata, tetap menjadi motivasi kuat bagi Lindawati untuk terus bertahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....