Riset Jadi Modal UMKM Tangkap Peluang Pasar Tanpa Meniru Kompetitor

  • 31 Agt 2026 10:59 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu menjadikan riset pasar sebagai bagian penting dalam mengembangkan produk. Mengikuti tren dan menerjemahkannya ke dalam inovasi dinilai lebih efektif untuk menangkap peluang pasar dibanding sekadar meniru produk kompetitor.

Pemilik PT Hasta Karya Rotenbi, Ni Komang Rosiani, mengatakan pelaku UMKM harus konsisten mengembangkan keahlian dan karakter produk yang dimiliki. Di saat yang sama, pelaku usaha perlu aktif membaca perubahan tren agar produk tetap relevan dengan kebutuhan konsumen.

“ Kita lihat tren-tren apa yang saat ini sedang tren, kemudian kita hubungkan ke produk kita,” ujar Rosiani kepada RRI, Senin 31 Agustus 2026.

Menurutnya, riset pasar dapat dilakukan dengan cara sederhana, salah satunya mengamati perkembangan tren di pusat-pusat perbelanjaan. Hasil pengamatan tersebut kemudian disaring dan disesuaikan dengan karakter produk sebelum diterapkan dalam pengembangan, termasuk pada produk suvenir.

Strategi tersebut memungkinkan pelaku UMKM beradaptasi dengan selera pasar tanpa kehilangan identitas produknya. Rosiani mengingatkan pelaku UMKM agar tidak terlalu berfokus pada produk kompetitor. Terlalu sering menjadikan produk pesaing sebagai acuan justru berisiko membuat pelaku usaha kehilangan ciri khas dan terjebak menghasilkan produk yang serupa.

“Jangan pernah kita menyamai produk mereka. Kalau mau kita punya pasar sendiri,” tegasnya.

Menurut Rosiani, membangun pasar sendiri membutuhkan konsistensi, kreativitas, dan keberanian untuk mengembangkan keunikan produk. Pelaku usaha harus mampu membaca kebutuhan konsumen sekaligus mengolah tren menjadi inovasi yang sesuai dengan kekuatan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....