Pasar Rakyat PKK di Jembrana Libatkan Ratusan UMKM

  • 10 Agt 2026 07:03 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Pasar Rakyat Tim Penggerak PKK Provinsi Bali bertajuk "Berbelanja dan Berbagi Tahun 2026" di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Kabupaten Jembrana, berlangsung meriah. Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari seluruh wilayah Jembrana.

Sedikitnya 115 pelaku usaha turut berpartisipasi dalam ajang ini. Rinciannya mencakup 21 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), 63 pelaku usaha sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta 31 pelaku usaha kuliner khas Jembrana.

Beragam produk unggulan lokal dipamerkan dan dijajakan kepada pengunjung. Mulai dari hasil pertanian segar seperti sayur gondo, kangkung, dan buah-buahan lokal, hingga hasil perikanan seperti ikan segar, pindang Perancak, serta bedetan kocing.

Komoditas lain seperti kopi, gula aren, madu, jajan tradisional bendu, hingga kuliner ikonik seperti Ayam Betutu Gilimanuk, lontong serapah, dan lawar klungah turut menyemarakkan acara. Selain membuka akses pemasaran yang lebih luas, kegiatan ini bertujuan memupuk rasa bangga terhadap produk lokal.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menegaskan bahwa Pasar Rakyat merupakan agenda berkelanjutan untuk memberikan dampak ekonomi nyata secara bergiliran. Kabupaten Jembrana menjadi lokasi keenam pelaksanaan agenda ini pada tahun 2026, setelah sebelumnya sukses digelar di Kabupaten Buleleng.

"Tujuannya mempertemukan seluruh pengurus PKK dari kabupaten, kota, dan Provinsi Bali. Di momen pertemuan ini kita gelar pasar rakyat agar ada manfaat nyata, terutama bagi pedagang, petani, dan produsen secara langsung dengan konsumen sehingga harga lebih terjangkau. Sebelum pemerintah daerah mengerahkan pegawainya untuk berbelanja, kami belanja terlebih dahulu. Hasil belanjaan tersebut tidak dibawa pulang, melainkan dibagikan kembali kepada masyarakat. Ini menggerakkan semangat gotong royong antara pemerintah, PKK, dan masyarakat," jelasnya.

Kegiatan ini mencatatkan perputaran uang mencapai lebih dari Rp600 juta. Selain transaksi ekonomi kerakyatan, acara dirangkaikan dengan aksi sosial penyaluran bantuan kepada 100 orang penerima manfaat. Bantuan yang diserahkan meliputi 2.000 kilogram beras, 200 krat telur, 100 liter minyak tanusan, serta 250 tas belanjaan berisi kebutuhan pokok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....