Cara Unik Trilogi Animasi Padukan Teknologi AI dan Kearifan Lokal Bali

  • 06 Jul 2026 08:32 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Trilogi Animasi Denpasar mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI), pada tahap awal pra-produksi guna mempercepat penyusunan ide cerita, dalam proyek pengembangan media belajar gim edukasi aksara Bali bagi siswa Sekolah Dasar (SD). Pemilik Trilogi Animasi, I Gede Adhi Prianatha, mengungkapkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan ini, dikombinasikan dengan kemampuan eksekusi visual manual, untuk menghasilkan produk kebudayaan daerah yang modern, menyenangkan, dan interaktif.

Gede Adhi menjelaskan langkah inovatif ini diambil sebagai respons kritis, terhadap fenomena penurunan minat generasi muda di Bali, dalam mempelajari dan menguasai kemampuan menulis serta membaca aksara Bali. Melalui konsep gamifikasi, Trilogi Animasi menyisipkan elemen aksara Bali, sebagai komponen permainan digital yang dapat dikumpulkan oleh para pemain muda.

Gede Adhi memandang kehadiran disrupsi teknologi kecerdasan buatan, sebagai peluang bisnis yang menguntungkan daripada sebuah ancaman. "Kalau kami sendiri melihat sebenarnya AI juga peluang, sehingga kami menggunakannya di tahap awal pengembangan cerita, untuk memberikan opsi-opsi ide yang kemudian didiskusikan tim," ungkapnya dalam siaran Teras UMKM di Pro 4 RRI Denpasar, Jumat, 3 Juli 2026.

Studio rintisan ini secara sengaja membatasi penggunaan AI hanya pada wilayah konseptual, dan tidak menerapkannya pada fase produksi visual atau penggambaran karakter akhir. Keputusan tersebut diambil demi menjaga kualitas karya seni kustomisasi yang menjadi nilai jual utama, sekaligus mengantisipasi kesulitan teknis, apabila klien meminta perubahan atau revisi detail gambar.

Di sisi lain, industri kreatif global saat ini menurut Gede Adhi memang masih dihadapkan pada masalah ketiadaan regulasi terkait AI, khususnya mengenai perlindungan hak cipta karya para desainer, yang kerap dicomot tanpa izin sebagai bahan olahan data. Menyikapi situasi kompetisi industri digital yang bergerak sangat dinamis ini, Trilogi Animasi tetap optimis dengan konsisten membuka ruang kolaborasi bersama pihak luar, termasuk ilustrator magang yang berbakat menyusun narasi cerita.

Gede Adhi pun berpesan kepada generasi muda yang memiliki ketertarikan untuk merintis studio animasi kecil-kecilan, agar tidak menyerah pada keterbatasan dan terus mengasah kemampuan teknis mereka. "Pesan saya untuk anak-anak muda yang ingin membangun studio animasi adalah, mulai dari sekarang rajin berlatih menggambar dan jangan takut untuk mencoba," ucapnya menutup perbincangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....