Industri Patung Kayu Tingkatkan Nilai Ekonomi Kreatif Lokal

  • 25 Mei 2026 13:08 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Gianyar - Industri patung kayu terus menunjukkan kontribusi strategis dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis budaya di daerah. Pelaku UMKM Lembong Gita, I Wayan Sugita kepada RRI Denpasar menyampaikan, keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kerajinan patung kayu dinilai tidak hanya menjaga warisan seni tradisional, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan produk kreatif yang memiliki daya saing pasar.

“Sebagai perajin yang menggeluti bidang ini sejak 27 tahun silam, tentu kami mengutamakan budaya tang tercermin di setiap karya,” ujarnya pada Kamis, 21 Mei 2026.

Wayan Sugita menambahkan, pelaku UMKM patung kayu di Bali memanfaatkan keterampilan seni ukir yang diwariskan secara turun-temurun untuk menghasilkan berbagai produk bernilai estetika tinggi, mulai dari patung dekoratif, ornamen interior, hingga cendera mata berbasis budaya lokal. “Patung yang berbahan dasar kayu cukup beragam ini, kami tonjolkan kualitas selain kuantitasnya. Karena patung ini bisa menjadi media edukasi, pengenalan kepada generasi muda sehingga mengetahui dari sisi makna,” ucapnya.

Penguatan kapasitas produksi, inovasi desain, serta dukungan promosi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan industri patung kayu di tengah persaingan ekonomi kreatif global. Dengan kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan sektor pariwisata, industri patung kayu diharapkan mampu terus berkembang sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif yang berorientasi pada pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....