Ketut Novi Pedagang Bunga Jepun di Pasar Sibang

  • 27 Apr 2026 05:44 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Badung – Seorang pedagang bunga jepun di Pasar Sibang, Badung Ketut Novi (30) memulai aktivitasnya sejak dini hari demi mengais rezeki untuk membantu perekonomian keluarga. Setiap hari, Novi sudah berangkat ke pasar sebelum matahari terbit untuk menyiapkan dagangannya agar tetap dan menarik minat pembeli.

Bunga jepun yang dijualnya merupakan salah satu kebutuhan penting dalam upacara keagamaan umat Hindu di Bali, sehingga permintaannya cukup stabil. Meski demikian, ia mengaku penghasilannya tidak selalu menentu, tergantung banyaknya upacara yadnya yang berlangsung di Bali. " Mulai dari subuh saya sudah di pasar, kalau hari - hari biasa harga bunga kisaran 5rb per 50 biji kalau ada hari suci keagamaan mencapai 10 per 50 biji, " tuturnya.

Ia mengatakan, pekerjaan ini dijalani sebagai bentuk tanggung jawab untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Meski harus bangun lebih awal dan menghadapi kondisi pasar yang tidak menentu, Novi tetap menjalani profesinya dengan penuh semangat." Saya tidak ingin membebani suami, walaupun setiap harus bangun subuh tetapi saya menikmati pekerjaan ini ," imbuhnya.

" Saya berharap usaha ini terus dapat berjalan lancar agar bisa membantu kebutuhan keluarga sehari-hari. Selain itu harga bunga agar tetap terjaga, sehingga para pedagang kecil seperti saya, bisa memperoleh keuntungan yang layak. " ujarnya sambil tertawa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....