Primakara Raih Hibah Pertamina, 300 Mahasiswa Dampingi UMKM
- 17 Mar 2026 05:44 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID,Denpasar – Tim S.M.A.R.T UMKM (Strategic, Modern, Adaptive, Reliable, Technological) dari Primakara University kembali mencetak prestasi membanggakan dengan berhasil memenangkan Hibah Pertamina Foundation Lanjutan.
Pencapaian ini menjadi motor penggerak eskalasi "Program Go Digitalisasi UMKM Wilayah Sarbagita" yang menyasar 90 UMKM di wilayah Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.
Sebagai bentuk implementasi program lanjutan ini, Tim S.M.A.R.T UMKM menerjunkan 300 mahasiswa Primakara University untuk melakukan pendampingan bisnis secara intensif selama satu semester penuh.
Pelepasan dan pembekalan bisnis ini diselenggarakan pada Senin, 9 Maret 2026, menyusul kesuksesan pelatihan Photography & Branding Strategy yang telah digelar sebelumnya pada 31 Januari 2026.
Acara pembekalan ini dibuka Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, S.E., M.Si., dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan strategis.
Turut hadir dalam acara bergengsi ini antara lain Kepala Brida Provinsi Bali Dr. Ketut Wica, Ketua APTISI Provinsi Bali Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, Koordinator Kelompok Ahli Pembangunan Provinsi Bali Bidang Pendidikan & Kesehatan Dr. I Made Sukamerta, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar Dr. I Dewa Made Agung, Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung Made Wirya Santosa, S.T., M.Si.
Untuk memastikan UMKM mendapatkan wawasan pemasaran digital paling mutakhir, Primakara turut menghadirkan pemateri ahli dari TikTok Shop by Tokopedia, yang diwakili oleh Regine Lie dari SMB Partnership Team.
Kepala Kemitraan, Humas dan Internasional (KHI) Primakara University, I Made Dwi Hita Darmawan di Denpasar, Senin 16 Maret 2026 mengatakan menyambut baik penguatan kolaborasi yang dibangun dalam program ini, baik di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, keterlibatan TikTok Shop by Tokopedia menjadi langkah strategis untuk memperluas kapasitas UMKM binaan dan mahasiswa dalam memahami ekosistem bisnis digital yang terus berkembang.
“Kami menyambut sangat baik kolaborasi ini karena menunjukkan bahwa pengembangan UMKM tidak bisa berjalan sendiri, melainkan perlu didukung jejaring yang kuat lintas sektor, baik nasional maupun internasional. Kehadiran TikTok Shop by Tokopedia memberi nilai tambah yang sangat relevan, bukan hanya dalam bentuk pelatihan, tetapi juga peluang peningkatan kompetensi melalui sertifikasi seperti Certified Content Operation, Content Host, Digital Entrepreneur, dan E-Commerce Affiliate. Ini penting agar mahasiswa dan UMKM tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang aplikatif dan diakui dalam ekosistem digital saat ini,” ujar Dwi Hita.
Ketua Tim S.M.A.R.T UMKM, Desak Putu Nitya Dewi, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa fokus program tahun ini telah beralih dari fase pengenalan menuju fase scale-up bisnis.
"Tahun ini kami tidak hanya memperkenalkan teknologi, tetapi memastikan 50 UMKM binaan kami mampu mengelola kanal digital secara mandiri, konsisten, dan berorientasi pada pertumbuhan. Melalui pendampingan 300 mahasiswa selama satu semester yang dipantau dengan Key Performance Indicators (KPI), UMKM ditargetkan benar-benar naik kelas dalam ekonomi digital," jelas Desak Putu Nitya Dewi.
Keberhasilan program S.M.A.R.T UMKM ini diinisiasi oleh tim akademisi kompeten Primakara University yang diketuai Desak Putu Nitya Dewi, S.E., M.Si. dengan anggota I Gusti Agung Prabandari Tri Putri, S.E., M.M, Ni Putu Noviyanti Kusuma, A.Md., S.Ak., M.Ak., EHE Ni Wayan Nanik Suaryani Taro Putri., S.M., M.M, Dr. Eddy Muntina Dharma.
Program ini terbukti secara nyata memberikan dampak positif secara sosial dan ekonomi. Berdasarkan hasil pengukuran, proyek ini mencatatkan rasio Social Return on Investment (SROI) sebesar 1,57, yang membuktikan bahwa nilai manfaat yang dihasilkan jauh melebihi biaya implementasinya.
Ke depan, "Program Go Digitalisasi UMKM Wilayah Sarbagita" dirancang untuk menjadi model sociopreneur berkelanjutan. Dengan kolaborasi multi-stakeholder antara akademisi, pemerintah, platform digital, dan mahasiswa, program ini diharapkan menjadi katalisator penguatan ekosistem UMKM Bali agar semakin tangguh dan berdaya saing tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....