Usaha Garam Bumbu Angkat Potensi Garam Kusamba
- 12 Mar 2026 10:17 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Usaha produksi garam bumbu mulai dikembangkan untuk mengangkat potensi garam tradisional Palungan Kusamba, Kabupaten Klungkung. Produk turunan ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan metode pembuatan garam tradisional yang kini mulai terancam.
Co Founder dan CEO Montinaga, Prima Singgih mengatakan, ide usaha tersebut berawal dari riset pemetaan potensi wilayah yang dilakukannya di Bali. Ia tertarik dengan metode pembuatan garam Palungan Kusamba yang dinilai sangat otentik dan memiliki kualitas premium.
“Metode pembuatan garam Palungan Kusamba ini sangat otentik dan hasilnya termasuk standar artisan. Garamnya punya rasa asin yang halus dan bahkan memiliki rasa umami alami,”ujarnya.
Menurutnya, meskipun kualitasnya tinggi, metode tradisional ini menghadapi tantangan regenerasi petani. Banyak petani garam yang sudah berusia lanjut, sementara generasi muda belum tertarik meneruskan profesi tersebut.
“Petani yang masih bertahan sebagian besar sudah tua, dan anak-anak mereka belum memilih melanjutkan karena pendapatannya dianggap tidak pasti. Padahal metode ini sangat berharga untuk dilestarikan,” katanya.
Prima menjelaskan, produk garam yang dikembangkan saat ini masih dipasarkan secara bisnis ke bisnis (B2B). Pasarnya antara lain kafe, restoran, hingga private chef yang mengutamakan bahan makanan alami dan berkualitas.
Ke depan, pihaknya menargetkan pengembangan pasar retail di dalam negeri, termasuk Jakarta dan Surabaya. Selain itu, riset juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas produksi agar memenuhi standar nasional.
“Kami sedang melakukan riset menggunakan teknologi solar dome drying untuk menurunkan kadar air pada garam. Harapannya produk ini bisa masuk pasar retail tanpa meninggalkan metode tradisionalnya,” ucapnya.
Upaya pengembangan ini juga didukung dengan pengakuan indikasi geografis untuk Garam Palungan Kusamba dari pemerintah. Pengakuan tersebut menegaskan bahwa produk garam dari kawasan tersebut memiliki keunikan dan kualitas khas yang diakui secara resmi.
Dengan inovasi produk turunan dan penguatan pasar, usaha ini diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan tradisi pembuatan garam Palungan Kusamba sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.