I Wayan Sukra : Pemesanan Kakereb Sakral Meningkat
- 05 Feb 2026 17:44 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar- Permintaan Kakereb sakral terus meningkat, seiring kebutuhan sarana upacara dan kesenian Bali yang tetap terjaga hingga saat ini. Hal tersebut terungkap saat Owner Kakereb Art, I Wayan Sukra, mengikuti pameran Bulan Bahasa Bali di Gedung Kriya Taman Budaya Art Centre Denpasar, Minggu 1 Februari 2026.
Wayan Sukra mengatakan, pemesan Kakereb tidak hanya berasal dari wilayah Ubud dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah di Bali hingga luar pulau. “Banyak juga yang memesan lewat online, termasuk umat Hindu di luar desa Ubud dan luar Bali,” ujarnya.
Jenis Kakereb yang paling banyak diminati adalah untuk penutup topeng Rangda, Barong, dan Sidakarya, serta penutup kropak wayang. Permintaan tersebut menunjukkan bahwa Kakereb masih memiliki peran penting, dalam praktik keagamaan dan seni sakral Bali.
Dalam proses pembuatannya, Wayan Sukra menjelaskan bahwa bahan utama yang digunakan adalah kain tetoron KTSM, dengan ukuran menyesuaikan pesanan. “Ukuran normal satu meter kali seratus dua puluh lima sentimeter, lalu dibuat sketsa, diperjelas dengan drawing agar permanen, dan dilanjutkan pengarsiran,” katanya.
Ia menambahkan, tingkat kerumitan lukisan sangat memengaruhi lama pengerjaan Kakereb. Untuk ukuran kecil, proses pembuatan dapat diselesaikan sekitar dua minggu, tergantung suasana batin atau mood saat melukis.
Wayan Sukra mengungkapkan harga Kakereb bervariasi, sesuai ukuran dan tingkat kesulitan pengerjaan. Untuk Kakereb ukuran besar dengan lukisan Acintya, harga berkisar Rp.1,7 juta dan dapat bertambah sekitar Rp.500 ribu apabila melalui proses pengasapan.
Dijelaskan Wayan Sukra proses pengasapan, menjadi salah satu permintaan khusus konsumen, untuk memberi kesan antik pada Kakereb. Pengasapan dilakukan menggunakan menyan agar warna lukisan tampak tua alami,dan membutuhkan waktu tambahan sekitar dua hingga tiga hari.
Meski memiliki nilai ekonomi, menurut Wayan Sukra pembuatan Kakereb tetap mengedepankan etika spiritual. Setiap proses diawali dengan matur piuning, menggunakan canang sari atau pejati, sementara proses pasupati sepenuhnya diserahkan kepada pemesan.
Kakereb Art berlokasi di Banjar Tengah Kauh, Desa Peliatan, Ubud, dan melayani pemesanan secara langsung maupun daring. Masyarakat dapat menghubungi I Wayan Sukra melalui nomor 0852-3747-2648. Dengan adanya Kakereb Art ini Wayan Sukra pun berharap semakin banyak generasi muda tertarik mempelajari seni Kakereb, sebagai bagian dari pelestarian budaya dan sastra Bali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....