Modernisasi UMKM Telur Asin Menuju Pasar Konsumsi Sehat
- 15 Des 2025 22:56 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin berorientasi pada kesehatan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk beradaptasi melalui inovasi berkelanjutan. Salah satu sektor yang menunjukkan transformasi signifikan adalah UMKM telur asin, yang kini mulai mengintegrasikan prinsip modernisasi produksi guna menjawab tuntutan pasar konsumsi sehat tanpa meninggalkan karakteristik pangan tradisional. Pelaku UMKM UD Sari Luwih, I Gusti Agung Ayu Diah Wintari, kepada RRI Denpasar menyampaikan, modernisasi tercermin dari penerapan standar higienitas yang lebih ketat dalam proses produksi. Penggunaan peralatan yang lebih steril, pengendalian kualitas bahan baku, serta pengelolaan sanitasi lingkungan produksi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keamanan pangan.
“Perubahan tentu telur bisa menjadi salah satu kebutuhan sehari-hari, karena telur tidak ada masa putusnya dalam rumah tangga, seperti di Bali menggunakannya sebagai persembahan yadnya,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).
Agung Diah menambahkan, upaya ini tidak hanya berdampak pada mutu produk, tetapi juga memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk olahan lokal./ Selain aspek produksi, inovasi juga dilakukan melalui diversifikasi produk dan formulasi yang lebih ramah kesehatan.
“Kalau menjaga kebersihan dalam telur yang sudah tertutup cangkang telur, sehingga higenitas kami utamakan,” ucapnya.
Agung Diah menyebut, secara keseluruhan, modernisasi UMKM telur asin merupakan langkah strategis dalam menjawab dinamika pasar pangan sehat yang terus berkembang. Sinergi antara inovasi pelaku usaha, dukungan kebijakan, serta peningkatan literasi konsumen menjadi kunci dalam memastikan telur asin tidak hanya bertahan sebagai produk tradisional, tetapi juga mampu bersaing sebagai pangan sehat bernilai ekonomi tinggi di pasar yang lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....