Inovasi Sabun Ramah Lingkungan Dorong Konsumsi Berkelanjutan
- 15 Des 2025 22:53 WIB
- Denpasar
KBRN, Badung: Perkembangan industri sabun ramah lingkungan menunjukkan pergeseran paradigma produksi dari pendekatan konvensional menuju prinsip keberlanjutan. Produk ini umumnya diformulasikan menggunakan bahan alami yang mudah terurai, bebas fosfat, serta minim zat sintetis berbahaya yang berpotensi merusak ekosistem perairan.
Pelaku UMKM Enza Natural Soap, Ista Dewi kepada RRI Denpasar menyampaikan, inovasi tersebut tidak hanya berorientasi pada fungsi kebersihan, tetapi juga mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan hidup. Kehadiran sabun ramah lingkungan membuka peluang penguatan industri hijau, termasuk bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang mengembangkan produk berbasis sumber daya lokal, dengan bahan alami yang digunakan pada proses produksinya.
| Baca juga: Petani Bali Berhasil Tembus Pasar Premium |
“Ada 4 macam minyak alami yang digunakan, sehingga nilainya yang sama dengan kualitas terbaik kami ciptakan untuk produk, ada pula minyak kelapa yang secara lokal kami gunakan, bukan minyak sawit,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).
Ista Dewi menambahkan, integrasi nilai keberlanjutan dalam rantai produksi turut meningkatkan daya saing produk, di tengah meningkatnya permintaan pasar terhadap barang konsumsi yang etis dan bertanggung jawab secara ekologis. Secara sosial, inovasi ini berkontribusi pada pembentukan perilaku konsumsi berkelanjutan melalui edukasi publik. Dari sisi konsumen, membangun keberlanjutan UMKM saat ini masih menghadapi tantangan
“Tantangannya pada persaingan harga karena melihat kualitas produk kami tentu harga yang kami tawarkan lebih tinggi namun, tetap mempertimbangkan dapat bersaing di tingkat pasar lokal,” ucapnya.
Dengan demikian, inovasi sabun ramah lingkungan tidak hanya berfungsi sebagai alternatif produk kebersihan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam mendorong konsumsi berkelanjutan. Kolaborasi antara produsen, konsumen, dan pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memastikan bahwa praktik ramah lingkungan dapat terintegrasi secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....