Mengolah Madu dengan Cara Tradisional
- 26 Nov 2025 11:51 WIB
- Denpasar
KBRN, Gianyar : Pande Sutarma (37) merupakan salah seorang petani madu lebah yang berasal dari Banjar Tagtag, Tegalalang, Gianyar. Ia masih setia mempertahankan cara-cara tradisional dalam budidaya lebah. Ia dikenal sebagai peternak yang menghasilkan madu murni berkualitas tinggi, tanpa campuran dan tanpa proses kimia.
" Madu yang saya produksi murni tidak ada campuran, saya mengolah dengan cara tradisional, tanpa ada campuran kimia , " tuturnya.
Pande Sutarma merawat koloni lebah lokal yang hidup berdampingan di lingkungan alam terbuka.
"Saat ini saya membudidayakan koloni lebah di lingkungan sekitar rumah karena kebetulan daerah saya banyak pepohonan tentunya lebah bebas berkembang ," imbuhnya.
Upayanya turut membantu meningkatkan ekonomi lokal, karena madu murni hasil panennya kini selalu dicari oleh wisatawan maupun warga lokal yang mengutamakan kualitas.
"Saya ucapkan terimakasih kepada para pelanggan yang selalu setia mempercayai produk kami, dan membeli madu produksi kami, "ujarnya.
"Saya berharap agar warga, selalu menjaga keseimbangan alam karena itu kunci utama menghasilkan madu berkualitas, " imbuhnya.
Dengan dedikasi dan keuletannya, Pande Sutarma menjadi contoh bahwa peternakan dan pengolahan madu tradisional masih memiliki tempat istimewa dalam era modern. Ia membuktikan bahwa nilai alami dan kearifan lokal tetap bisa bersaing di tengah perkembangan industri pangan yang serba instan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....