Tanah Taro Memiliki Tekstur Yang Lebih Padat

  • 19 Nov 2025 12:41 WIB
  •  Denpasar

KBRN,Gianyar: Desa Taro di Kecamatan Tegallalang dikenal dengan para pengerajin pelinggihnya. Pelinggih yang berbahan campuran tanah taro , sebuah material khas yang dipercaya memiliki nilai spiritual, berkekuatan alami dan terlihat estetik.

I Wayan Budiana (37) salah seorang Pengerajin peliingih khas taro, yang beralamat di Banjar Tagtag, Desa Taro, Tegalalang, Gianyar. Mengatakan pelinggih berbahan campuran tanah taro ini tidak hanya mempertahankan nilai estetik, dimana tanah dari wilayah Taro dikenal memiliki tekstur yang padat dan warna khas, sehingga memberikan karakter tersendiri pada setiap pelinggih yang dihasilkan.

"Untuk memenuhi kebutuhan pasar, beberapa pengerajin yang sudah berinovasi, dengan campuran pasir, kalau dulu lebih dominan menggunakan tanah taro," tuturnya.

Ia juga mengatakan proses pembuatannya membutuhkan ketelitian tinggi dan di proses dengan teknik manual ," masing - masing pengerajin mempunyai tekhnik yang berbeda, antara banyak dan sedikitnya campuran tanah yang di gunakan. Pada umumnya tanah taro dicampur dengan bahan lain seperti batu padas halus dan perekat alami agar menghasilkan struktur yang kuat dan tahan lama," imbuhanya.

"Harapan saya semoga tetap masyarakat khususnya Desa Taro menjaga kelestarian alam, agar membiasakan diri untuk menanam pohon, untuk menjaga kesuburan dan kestabilan tanah khususnya di taro," imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....