Pengamat: Uang Belanja Rp300 Ribu Kini Tak Terasa akibat Harga Bapok Naik
- 19 Jun 2026 11:18 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Daya beli masyarakat masih tertekan di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok belakangan ini. Pengamat ekonomi Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa mengatakan, masyarakat kini harus mengeluarkan biaya lebih besar saat berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya, uang Rp300 ribu hingga Rp500 ribu yang dibawa ke pasar sudah tidak terasa karena harga berbagai kebutuhan terus meningkat. "Sekarang kan daya beli masyarakat sangat tertekan ini. Bawa uang Rp300 ribu sampai Rp500 ribu ke pasar nggak terasa sekarang karena harga-harga pada naik,” ujar I Gusti Wayan Murjana Yasa.
Murjana Yasa menjelaskan, kenaikan harga kebutuhan pokok dipicu berbagai faktor, mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak yang berdampak pada biaya distribusi hingga meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momen tertentu, termasuk hari raya. Menurutnya, kenaikan harga perlu dikendalikan agar tidak semakin menekan daya beli masyarakat.
“Yang kita harap adalah kenaikannya tidak tinggi yang menyebabkan kembali daya beli masyarakat tertekan. Bagaimana terutama harga pangan dan kebutuhan pokok itu bisa tetap terjangkau di tengah kondisi daya beli masyarakat yang tertekan,” ujarnya.
Murjana Yasa berharap pemerintah terus menjaga stabilitas harga, khususnya kebutuhan pokok, agar tetap terjangkau oleh masyarakat. Langkah pengendalian inflasi melalui pengamanan produksi, distribusi, dan konsumsi dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....