Dorong Budaya Menabung dan Cinta Lingkungan Sejak Usia

  • 11 Okt 2025 09:31 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: PermataBank kembali menghadirkan program Permata CERITA (Cinta dan Edukasi daRI kiTA) yang digelar serentak di 23 kota di Indonesia sebagai bagian dari keberlanjutan inisiatif PermataHati – CSER & Sustainability for Social Impact. Tahun ini, lebih dari 500 karyawan PermataBank yang tergabung sebagai Employee Volunteers (EVO) menjadi penggerak utama kegiatan. Melalui program ini, Permata CERITA berkomitmen mendorong budaya menabung sejak dini serta meningkatkan kesadaran pelestarian lingkungan bagi siswa mulai dari tingkat TK hingga SMA, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB).

Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan kenaikan indeks literasi keuangan nasional menjadi 66,46%, dan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51%. Namun, kesenjangan masih terjadi pada kelompok usia 15–17 tahun yang mencatat tingkat literasi keuangan terendah di Indonesia.¹

Direktur Utama PermataBank, Meliza M. Rusli, mengungkapkan,

“Program Permata CERITA merupakan wujud nyata antusiasme Employee Volunteer PermataBank dalam berpartisipasi aktif mendorong pertumbuhan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Selain mendukung program OJK dan Bank Indonesia, CERITA kami harapkan dapat memberikan nilai tambah dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan keuangan yang memadai serta kesadaran menjaga lingkungan, dan yang terpenting mereka dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.”

Permata CERITA menjadi upaya strategis mendukung implementasi POJK No. 51 Tahun 2017 tentang Keuangan Berkelanjutan. Program ini juga merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PermataBank untuk memperluas akses literasi keuangan sejak dini, sekaligus mendorong terbentuknya masyarakat yang inklusif dan berdaya dalam membangun ekonomi berkelanjutan.

Acara di Denpasar dihadiri oleh Kepala Bagian Administrasi OJK Denpasar, Nur Satyo; Duta Muda CBP (Cinta Bangga Paham) Rupiah 2025 dan perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Ida Bagus Rai Aditya Wijaya; serta Pengawas Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Denpasar, I Gusti Lanang Ngurah Aryanata; dan perwakilan SDN 3 Sesetan, Anak Agung Gde Rai Widyartha, S.Pd., S.H.

Menurut Nur Satyo, “Program CERITA ini sejalan dengan inisiatif OJK melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Salah satu langkah penting adalah melalui pembukaan rekening, termasuk program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) yang mendorong anak-anak mengenal dan membiasakan diri menabung sejak dini. Kami mengapresiasi kolaborasi lembaga keuangan, termasuk PermataBank, yang terus berkontribusi aktif dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan.”

Melalui program ini, siswa dibekali panduan MODul finansiAL (MODAL) yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan usia. Modul ini memberikan pemahaman dasar mengenai keuangan dan perbankan secara sederhana dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Tidak hanya belajar teori, para siswa juga diajak bermain Permainan Simulasi Ular Tangga, sehingga konsep keuangan dapat dipahami secara menyenangkan dan mudah dimengerti.

Sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian lingkungan sejak dini, Permata CERITA juga menghadirkan sesi khusus bertema kisah seekor gajah yang kehilangan habitatnya. Melalui permainan edukatif “Gajah Tangga”, siswa diajak memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana sehari-hari.

Katharine Grace, Chief of Corporate Affairs & Sustainability PermataBank, menutup dengan harapan:

“Kami mengapresiasi kerja sama dan minat para mitra, terutama siswa-siswi yang antusias mengikuti kegiatan literasi keuangan di sekolah mereka. Kami berharap kontribusi PermataBank melalui program CERITA kali ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para siswa dan guru.”

Permata CERITA 2025 hadir sebagai bagian dari perayaan HUT ke-23 PermataBank, membawa semangat untuk menumbuhkan literasi keuangan sejak dini sekaligus mendukung program nasional Ayo Menabung dari Bank Indonesia dan GENCARKAN dari OJK. Program ini bukan sekadar inisiatif sosial, melainkan gerakan bersama yang telah menjangkau ribuan pelajar di seluruh Indonesia.

Hingga tahun 2024, lebih dari 3.500 Employee Volunteers telah mengedukasi 7.000 siswa dari 376 sekolah, membangun fondasi generasi muda yang cerdas mengelola keuangan dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....