Mengenal Istilah Dividen dalam Investasi Saham

  • 13 Mar 2025 09:24 WIB
  •  Denpasar

KBRN,Denpasar: Para investor saham, khususnya pemegang saham BBCA, mendapat angin segar minggu ini. Pasalnya, dividen BBCA 2025 dikabarkan telah ditentukan lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BBCA pada Rabu,(12/3/2025).

Dividen merupakan pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham sebagai bentuk keuntungan atas investasi mereka. Dalam dunia investasi, dividen menjadi salah satu cara bagi investor untuk mendapatkan penghasilan pasif dari kepemilikan saham mereka. Pembagian dividen ini biasanya dilakukan oleh perusahaan yang telah mencapai stabilitas keuangan dan memiliki keuntungan yang cukup besar. Namun, tidak semua perusahaan membagikan dividen, karena beberapa lebih memilih untuk menahan laba dan menggunakannya kembali untuk ekspansi bisnis atau investasi jangka panjang.

Dirangkum dari investopedia, ada beberapa jenis dividen yang dapat diberikan perusahaan kepada pemegang saham. Yang paling umum adalah dividen tunai, yaitu pembagian keuntungan dalam bentuk uang yang dikirim langsung ke rekening pemegang saham. Selain itu, ada juga dividen saham, di mana pemegang saham mendapatkan tambahan saham baru sebagai bentuk distribusi laba. Jenis lainnya adalah dividen properti, yang dibayarkan dalam bentuk aset selain uang tunai atau saham, serta dividen likuidasi, yang diberikan ketika perusahaan dalam proses pembubaran dan mendistribusikan aset yang tersisa kepada pemegang saham.

Keputusan sebuah perusahaan untuk membagikan dividen dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti besarnya laba yang diperoleh, kebijakan perusahaan, serta kondisi ekonomi yang sedang berlangsung. Jika sebuah perusahaan memiliki keuntungan besar dan stabil, peluang pembagian dividen menjadi lebih tinggi. Sebaliknya, jika perusahaan sedang dalam masa ekspansi atau menghadapi ketidakpastian ekonomi, mereka cenderung menahan laba untuk menjaga kelangsungan bisnis. Oleh karena itu, investor yang ingin mendapatkan keuntungan dari dividen perlu mempertimbangkan faktor-faktor ini sebelum memilih saham untuk diinvestasikan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....