OJK Beber Perkembangan Perusahaan Pembiayaan dan Modal Ventura
- 30 Jan 2025 09:27 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar : Piutang Pembiayaan Perusahaan Pembiayaan di Bali posisi November 2024 masih tumbuh double digit. Walaupun dengan laju yang melandai dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu menyampaikan, pembiayaan dari Perusahaan Pembiayaan di Bali mencapai Rp11,89 triliun, tumbuh 11,87 persen yoy. Angka itu lebih rendah dibandingkan posisi November 2023 yang tumbuh sebesar 20,85 persen yoy.
“Pembiayaan tersebut didominasi oleh pembiayaan kepada Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor (market share 29,56 persen) serta pembiayaan kepada Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya (market share 13,49 persen),” katanya.
Di sisi lain, tingkat pembiayaan bermasalah relatif rendah dan terkendali. Tingkat Non Performing Financing (NPF) posisi November 2024 sebesar 0,91 persen, membaik dibandingkan posisi November 2023 yang sebesar 1,18 persen.
“Sementara itu, penyaluran pembiayaan melalui Modal Ventura di Provinsi Bali sebesar Rp90,41 miliar dengan pertumbuhan sebesar 9,88 persen yoy, meningkat dibandingkan November 2023 mencapai 2,78 persen yoy,” jelasnya.
“Tingkat Non Performing Financing (NPF) Modal Ventura posisi November 2024 relatif rendah dan terkendali yaitu sebesar 1,15 persen, membaik dibandingkan November 2023 yang sebesar 1,46 persen,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....