Generasi Muda Terjebak Konsumtivisme: Pinjol dan Pay Later Jadi Pilihan Utama

  • 01 Jan 2025 14:00 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Tren anak muda yang semakin bergantung pada metode pembayaran "pay later," cicilan, dan pinjaman online (pinjol) mencerminkan fenomena gaya hidup konsumtif yang kian marak. Meski mempermudah akses pembayaran, kebiasaan ini memunculkan kekhawatiran terkait ketidakseimbangan antara pola konsumsi masyarakat dengan kemampuan daya beli.

Hal tersebut dikatakan Pengamat Ekonom Bali, I Gde Sudibya kepada RRI di Denpasar. Ia menilai fenomena ini sebagai tanda masyarakat yang sangat konsumtif, namun tidak didukung pendapatan dan kesempatan kerja yang memadai.

“Ini gambaran dari masyarakat yang highly konsumtif, tetapi tidak dibarengi pendapatan, kemampuan daya beli. Di tengah kesempatan kerja yang sangat terbatas, orang akhirnya memilih menggunakan pinjol dan pay later,” ujar Sudibya.

I Gde Sudibya menambahkan, situasi ini diperparah dengan meningkatnya angka pengangguran di berbagai sektor. Sebagai contoh, industri tekstil nasional menghadapi ancaman besar dengan potensi pemutusan hubungan kerja terhadap 50 ribu pekerja. Kondisi ini berdampak tidak hanya pada sektor industri utama, tetapi juga pada ekonomi penunjang seperti transportasi, tempat tinggal, dan usaha kecil.

"Industri utama dan penunjangnya, seperti transportasi dan ekonomi rakyat, kini terdampak. Ilusi konsumsi yang tinggi dengan produktivitas terbatas mendorong penggunaan pinjol, mencerminkan puncak krisis ekonomi yang memicu krisis sosial," ucap Sudibya.

Sudibya menekankan, situasi ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Dengan kondisi ekonomi yang semakin kompleks, diperlukan peran aktif dan langkah konkret untuk meningkatkan daya beli, menciptakan lapangan kerja, dan memperkecil kesenjangan sosial. Sudibya menambahkan, kebijakan yang tepat akan menjadi kunci untuk menghindari dampak lebih buruk dan membantu masyarakat, terutama generasi muda, keluar dari jebakan konsumtivisme yang berlebihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....