Transaksi SPKLU di Bali Melonjak 9 Kali Lipat saat Libur Nyepi dan Idulfitri 2026

  • 08 Apr 2026 13:44 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Bali melonjak drastis hingga sembilan kali lipat selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026. Hal itu menandakan meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Pulau Dewata.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali mencatat sebanyak 13.531 transaksi pengisian daya sepanjang 13 Maret hingga 5 April 2026, dengan total konsumsi energi mencapai 318.890,33 kWh. Angka tersebut meningkat sekitar 899 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya mencatat 1.355 transaksi.

General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan lonjakan ini menjadi indikator positif atas kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sekaligus keberhasilan penyediaan infrastruktur oleh PLN.

“Lonjakan transaksi SPKLU selama periode libur keagamaan ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin menjadi pilihan masyarakat. PLN terus memastikan ketersediaan dan keandalan SPKLU di titik-titik strategis guna mendukung mobilitas yang nyaman dan ramah lingkungan,” ujarnya, Rabu 08 April 2026.

Pada periode yang sama tahun lalu, PLN juga mencatat pertumbuhan transaksi SPKLU sebesar 285 persen selama libur dan cuti bersama Nyepi serta Idulfitri. Untuk mendukung tren tersebut, PLN terus memperluas jaringan SPKLU di berbagai lokasi strategis, mulai dari jalur wisata, pusat kota, hingga area istirahat.

Upaya ini dilakukan guna memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik dalam melakukan perjalanan tanpa khawatir kehabisan daya. Salah satu pengguna, Januar, pengemudi taksi online, mengapresiasi fasilitas SPKLU Center di kawasan Hayam Wuruk yang dinilai nyaman dan lengkap.

“Fasilitasnya sangat memadai, bahkan tersedia toilet dan kafe. Jadi, sambil menunggu kendaraan diisi daya, kami tetap nyaman. Harapannya ke depan akan semakin banyak SPKLU seperti di Hayam Wuruk, terutama di lokasi wisata,” katanya.

Ke depan, PLN UID Bali berkomitmen memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan infrastruktur SPKLU dan peningkatan kualitas layanan, sebagai bagian dari upaya mendorong transisi energi bersih dan mobilitas berkelanjutan di Bali.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....