Mantan Ojol Sukses Jual Ribuan Ekor Sapi
- 31 Okt 2025 14:10 WIB
- Denpasar
KBRN Denpasar: Transisi dari driver online ke CEO peternakan. Mantan pengemudi ojek online, Nanang Sugiarto, kini sukses menjadi CEO dan Founder NusaQu Indonesia, sebuah peternakan sapi modern yang berhasil menjual ribuan ekor sapi setiap tahun. Kisah inspiratif ini bermula saat pandemi COVID-19 melanda, di mana beberapa usaha Nanang sebelumnya terpaksa gulung tikar. Diperkenalkan ke dunia peternakan saat sempat menjadi driver online, ia melihat potensi besar dalam bisnis ini, khususnya untuk pasar kurban, dan memutuskan untuk fokus pada digitalisasi untuk mengatasi kompleksitas industri peternakan yang ia sebut sebagai "benang kusut".
Setelah mempelajari seluk-beluk dan kendala di dunia peternakan, Nanang menyadari bahwa investasi modal yang besar adalah kunci untuk berkembang. Ia kemudian mengembangkan konsep kolaborasi, di mana masyarakat luas menyediakan sapi, dan Nusaku bertindak sebagai pengelola dan perawat. Dari merawat 25 ekor sapi di tahun awal, kini NusaQu menargetkan mencapai 2.000 ekor. Untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan, NusaQu membangun ekosistem terintegrasi yang mencakup Nusa Farm (pemeliharaan), Nusafit (suplai pakan dengan formulasi sendiri), dan Nusawis (pengelolaan limbah sapi menjadi vermikompos dan bioin), serta Nusa Akademi untuk pelatihan peternakan.
Digitalisasi menjadi elemen krusial dan fondasi utama bagi NusaQu, terutama untuk menjaga sistem transparansi dengan mitra dan konsumen yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui program andalan "Tabung Kurban", konsumen kini dapat memantau secara langsung kondisi dan pertumbuhan sapi kurban mereka melalui sistem member area di platform digital NusaQu. Konsumen akan menerima update berkala setiap bulan terkait pertumbuhan bobot dan perkembangan sapi. Bahkan, informasi mengenai kondisi sapi yang sakit dan langkah perawatan yang dilakukan akan langsung diperbarui dalam sistem, sehingga menimbulkan rasa percaya diri dan keyakinan dalam bertransaksi.
Fokus utama NusaQu adalah memenuhi kebutuhan pasar hewan kurban di wilayah Jabodetabek yang permintaannya sangat besar, mencapai sekitar 150.000 ekor per tahun. Dengan memanfaatkan sistem reseller dan katalog kurban digital yang mempermudah pembeli memilih hewan dari rumah. NusaQu berhasil menjual lebih dari 1.000 ekor sapi tahun lalu. Ke depan, Nanang berharap dapat terus meningkatkan taraf peternak sapi lokal dan memajukan potensi sapi lokal Indonesia agar mampu bersaing dengan kualitas sapi dari luar, seperti Australia, dan bertekad untuk terus berproses dan mencari solusi dalam setiap tantangan bisnis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....