HIPMI Bali Dukung Koperasi Desa Merah Putih untuk Majukan Ekonomi Desa

  • 10 Mar 2025 18:49 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar : HIPMI Bali melalui ketua bidang l Koperasi dan UMKM, I Gusti Putu Bayu Susila, menyambut baik rencana pemerintah membentuk Koperasi Desa Merah Putih. Koperasi ini sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Menurut Bayu Susila, inisiatif Presiden Prabowo Subianto ini adalah langkah strategis dalam memperkuat ekonomi desa. Keberadaan koperasi ini juga dapat memberdayakan masyarakat agar tidak lagi terjerat dalam sistem keuangan informal yang merugikan, seperti rentenir dan pinjaman online ilegal.

“Kami sangat mendukung program ini. Penguatan koperasi di desa adalah kunci dalam membangun ekonomi berbasis gotong royong yang lebih sehat dan berkelanjutan. Jika koperasi ini dikelola dengan baik, desa bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru," ujarnya ketika ditemui rri.co.id, di Denpasar, Senin (10/3/2025).

Sebagai salah satu pendiri dan juga pengurus dari Koperasi Karya Dana Pertiwi, Bayu Susila menilai bahwa pendanaan dari Bank Himbara hingga Rp5 miliar per koperasi desa akan menjadi modal penting untuk pengembangan unit usaha produktif di desa. Ia menekankan bahwa koperasi harus lebih dari sekadar unit simpan pinjam, tetapi juga mampu membangun ekosistem ekonomi yang mencakup pertanian, perdagangan, industri kreatif, hingga layanan kesehatan.

"Kami di Koperasi Karya Dana Pertiwi telah melihat sendiri bagaimana koperasi bisa menjadi solusi ekonomi bagi masyarakat. Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, desa bisa berkembang secara mandiri, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional," tambahnya.

Bayu Susila juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada pendampingan, transparansi, dan edukasi bagi masyarakat desa. Ia berharap pemerintah dapat menggandeng organisasi koperasi yang telah sukses di berbagai daerah untuk berbagi pengalaman dan membantu pengelolaan koperasi desa agar berjalan efektif.

"Yang paling penting adalah manajemen koperasi yang profesional dan transparan. Pemerintah perlu memastikan ada pendampingan dari tenaga ahli agar koperasi ini bisa benar-benar menjadi solusi bagi desa, bukan sekadar program jangka pendek," tegasnya.

Sebagai penutup, ia mengajak para pengusaha muda, terutama yang tergabung dalam HIPMI, untuk turut serta dalam mendukung gerakan ini dengan membantu desa-desa mengembangkan produk unggulan dan memperluas akses pasar.

"Jika koperasi desa kuat, ekonomi nasional juga akan semakin kuat. Ini adalah saat yang tepat bagi kita semua untuk berkontribusi bagi kemajuan desa dan Indonesia," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....