Enam Tata Rias Bali Bakal Dibakukan dalam Rakernas HARPI Melati
- 30 Okt 2022 13:26 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar : Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati bakal menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X di Bali.
Berbagai agenda bakal digelar dalam Rakernas X HARPI Melati yang mengambil lokasi di Prime Plaza Hotel Sanur, selama enam hari (29 Oktober 2022 - 3 November 2022).
Kegiatan terdiri dari pra Rakernas (29 - 30 Oktober 2022), dan Rakernas (31 Oktober 2022 - 3 November 2022).
Rakernas kali ini mengusung tema "Dengan Kreativitas dan Inovasi Tatarias Pengantin Tradisional, Kita Siapkan SDM yang kompeten dan berdayasaing, menuju peran dan kedudukan HARPI Melati sebagai Organisasi Perias Pengantin yang Bermartabat dan Berdayaguna".
Ketua Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LKS) sekaligus Ketua Panitia Nasional, R. Ahmad Kannas Koesasih SoeKoesoemadhinata, S.E., MHt., menjelaskan, HARPI Melati merupakan organisasi yang konsern pada pakem tata rias pengantin tradisional Tanah Air.
Dikatakan, HARPI Melati telah berdiri sejak 41 tahun, dan kini memiliki kepengurusan di 32 provinsi.
"HARPI Melati selama ini bertugas menggali tata rias pengantin tradisional di setiap daerah, yang kemudian kami lacak kesejarahannya," katanya di Kubu Kopi, Denpasar, Sabtu (29/10/2022).
"Nantinya hasil penggalian itu akan kami lokakaryakan, setelah itu kami bakukan dan didaftarkan atau dipatenkan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Itu nanti akan menjadi pakem dan panduan bagi ahli rias seluruh Indonesia," lanjutnya.
Koesoemadhinata menjabarkan, Rakernas X HARPI Melati akan diisi sejumlah kegiatan, seperti gala dinner, lokakarya, dan pagelaran tata rias pengantin tradisional daerah.
Selain itu akan dibekukakan enam tata rias pengantin tradisional Bali.
"Enam Tata Rias Pengantin atau TRP Bali yang diberkukakan, yakni TRP Payas Ningrat Buleleng, TRP Payas Abra Gianyar, TRP Payas Agra Klungkung, TRP Payas Dirga Jembrana, TRP Payas Gora Bali, dan TRP Payas Gede Karangasem," jelas Koesoemadhinata didampingi Ketua DPD HARPI Melati Bali - 9 PDC Dra Ni Wayan Sumerti Pande, dan Sponsor Rakernas Ni Luh Gede Juli Wirahmini.
Tidak hanya itu, HARPI Melati juga akan membahas soal digitalisasi tata rias pengantin tradisional.
Langkah itu untuk merespon kemajuan zaman dan teknologi.
"Kami di pusat, kita didorong terus oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan untuk selalu meningkatkan diri. Sekarang kita masuk era digital, dari 4.0 kita mau ke 5.0, otomatis memang kita dikejar untuk melakukan itu, dan beberapa materi dari hasil penggalian, kita sudah bisa cek tidak hanya di website, tetapi kita sedang susun juga untuk ebook," jelasnya.
"Jadi siapapun bisa nantinya bisa mudah untuk searching di dunia maya, mendapatkan informasi-informasi terkait hasil penggalian, tidak hanya tata rias pengantin Bali, dan sudah ada dibakukan itu di seluruh Indonesia 150 gaya, dan ini sedang kita kejar semuanya untuk bisa kita cari sumbernya secara digital. Jadi siapapun dan sampai kapanpun itu tetap ada dan gampang dicari," lanjutnya.
Ketua DPD HARPI Melati Bali - 9 PDC, Dra Ni Wayan Sumerti Pande pada menekankan pentingnya pakem tata rias pengantin tradisional.
Hal itu sebagai acuan bagi perias atau Makeup Artist muda yang kini banyak bermunculan.
"Sekarang ini banyak perias yang nyeleneh. Jadi itu bagaimana cara kita mendekati yang seperti apa yang harus dijual," tegasnya.
"Kalaupun kita menjual sesuai permintaan konsumen, tetapi sedikit tidaknya kita harus menekan," lanjutnya.
Sebagai pelanjut, Sumerti Pande berkomitmen untuk mewujudkan cita-cita pendahulu.
Salah satunya menerbitkan buku yang berisikan pakem tata rias pengantin tradisional Bali.
Buku tersebut mengakomodir enam Tata Rias Pengantin (TRP) tradional Bali yang akan dibakukan dalam Rakernas X HARPI Melati.
Buku ini juga merangkum empat TRP Payas yang sebelumnya sudah dibakukan.
"Jadi untuk cita-cita yang lama diinginkan, saat ini akan kita wujudkan. Saya akui membuat buku tidak gampang," bebernya.
"Selain enam TRP payas yang dibakukan dalam Rakernas, ada empat lainnya yang sebelumnya sudah dibakukan, yakni TRP Payas Bali Agung, TRP Payas Bali Madya, TRP Payas Bali Agung Tabanan, dan TRP Payas Madya Tabanan," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....