Wujudkan Bali Pulau Organik, Dinas Pertanian Gandeng Fakultas Pertanian Universitas Udayana

  • 05 Des 2022 20:06 WIB
  •  Denpasar

KBRN,Denpasar: Pemerintah Provinsi Bali saat ini tengah fokus mengembangkan sistem pertanian berkelanjutan menuju Bali menjadi Pulau Organik. Pengembangan sistem pertanian organik ini ditargetkan bisa diterapkan semua petani di Bali secara merata tahun 2024 mendatang.

"Seperti yang diarahkan oleh pimpinan tentunya Pak Gubernur, agar bagaimana Bali itu bisa kedepannya menjadi Pulau Organik. Sehingga langkah-langkah apa yang perlu kita persiapkan. Ini salah satu momentum yang kami anggap penting dan urgent dilaksanakan di Bali," ujar Tresna Kimara, Senin (5/12/2022)

Plt Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ir. I Made Tresna Kumara pada Seminar Hasil Penelitian di Denpasar, Senin (5/12/2022) menyampaikan berbagai upaya telah dilakuan untuk mengakselerasi penerapan sistem pertanian organik di kalangan petani. Dimulai dari penggunaan pupuk organik, perluasan lahan pertanian dengan menggandeng pihak swasta, memberikan pengawasan, penjaminan perlindungan berupa asuransi pertanian bagi petani hingga penguatan pemahaman penerapan sistem pertanian berkelanjutan ini.

"Di Bali ini karena kita pulau kecil, keinginan pimpinan adalah mewujudkan pertanian berkelanjutan tapi menuju dulu. Pada saat ini kita masih dalam proses. Tentunya untuk menuju pertanian organik ini kita memerluan dukungan berbagai pihak," imbuhnyaaaa

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Prof Dr. Ir. I Nyoman Gede Ustriyana pada kesempatan sama mengatakan sejatinya pengembangan pertanian berkelanjutan sudah sejak lama diterapkan oleh masyarakat Bali melalui sistem Subak. Arah pertanian di Bali menurutnya sudah menuju ke organic, hanya saja belum ada sertifikasinya.

"Organik itu kan membutuhkan beberapa kondisi, beberapa tahapan sehingga kita pure bisa dikatakan organik. Oleh sebab itu tentu arahnya, melalui kajian-kajian kita di Perguruan Tinggi, dan penerapan kita di lapangan, saya optimis Bali menuju pertanian organik bisa dipercepat," jelas Ustriyana.

Ustriyana menyebut antusias para petani dalam pengembangan sistem pertanian berkelanjutan ini cukup tinggi. Ini juga didukung peranan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang rutin memberikan pendampingan dan pemahaman terkait konsep pertanian organik di lapangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....