Palum, Lawan Kata Haus yang Resmi Masuk KBBI

  • 14 Jul 2025 15:33 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Denpasar: Haus adalah reaksi alami tubuh saat kekurangan cairan. Kondisi ini umumnya muncul ketika kita tidak minum dalam waktu lama, beraktivitas berat, atau terpapar cuaca panas. Rasa haus menjadi isyarat bahwa tubuh membutuhkan asupan air untuk menjaga keseimbangan fungsi organ.

Dalam bahasa, banyak kata memiliki pasangan makna yang saling bertolak belakang. Seperti halnya kata panas yang berlawanan dengan dingin, atau lapar dengan kenyang. Namun, selama ini kata “haus” belum memiliki lawan kata resmi yang tercatat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), meskipun sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Melalui laman resminya, Badan Bahasa mengumumkan bahwa kata “palum” kini telah ditetapkan sebagai antonim dari “haus” dan dimasukkan secara resmi ke dalam KBBI. Dalam unggahan tersebut tertulis: “Kata palum secara resmi dimasukkan sebagai entri dalam KBBI edisi terbaru sebagai lawan kata dari haus, menandai perkembangan kosakata bahasa Indonesia yang terus tumbuh sesuai kebutuhan komunikasi masyarakat.”

Masuknya kata “palum” menjadi bukti bahwa bahasa terus mengalami pembaruan. Selama ini, belum ada padanan yang pas untuk menggambarkan keadaan tidak haus. Dengan hadirnya kata ini, masyarakat kini memiliki pilihan kata yang lebih tepat dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan.

Penambahan ini memperkaya bahasa Indonesia sekaligus membuka ruang baru dalam penggunaan kosakata. Saat haus sudah hilang setelah minum air, kamu tak perlu lagi bingung mencari padanan katanya cukup katakan: Aku sudah palum.

Rekomendasi Berita