Kelompok KB Pria Sasar Desa Awan, Kintamani, BKKBN Gugah Kesadaran Pria Ber-KB

  • 09 Okt 2024 09:50 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Bangli: Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali, menggugah kesadaran kaum pria dalam ber-KB. Program ini pun dicanangkan di Desa Awan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, (Selasa 15/10/2024).

Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Bali dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS., menjelaskan, pengendalian penduduk melalui penurunan Total Fertility Rate (TFR) atau jumlah anak yang dimiliki oleh seorang wanita pada masa reproduksinya, menjadi sangat penting dan sesuai amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Pada saat ini pemakaian alat kontrasepsi masih dibebankan kepada wanita. Hal ini dapat dilihat dari rendahnya persentase pria yang memakai kontrasepsi dibandingkan dengan persentase wanita yang memakai alat kontrasepsi.Ia melanjutkan, hasil SDKI 2017 menunjukkan bahwa kesertaan pria dalam ber-KB masih rendah yaitu kondom sebesar 2,5 persen dan vasektomisebesar 0,2 persen.

Berdasarkan data Statistik Rutin BKKBN tahun 2021 menunjukkan bahwa kesertaan pria dalam ber-KB yaitu kondom sebesar 3,24 persen dan vasektomi sebesar 0,47 persen. Kesertaan KB Pria termasuk salah satu indikator kinerja yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2020-2024.

Disampaikan juga, persentase kesertaan KB Pria merupakan cakupan peserta aktif KB Pria yang diperoleh dari jumlah peserta aktif KB Pria (MOP dan kondom) dibandingkan jumlah peserta aktif mix contraception. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai alasan, antara lain, adanya pandangan bahwa KB adalah urusan wanita, adanya peminat KB Pria yang belum terlayani, pilihan kontrasepsi pria yang masih sedikit, terbatasnya tenaga medis dan fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat melayani vasektomi.

Untuk itu, dr. Luh De menyatakan, pentingnya upaya berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta dalam melakukan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta advokasi mengenai pentingnya KB Pria kepada seluruh tingkatan masyarakat tidak pernah berhenti sehingga pengetahuan masyarakat tentang KB Pria bertambah.

Rekomendasi Berita