Mengintip Ritual Kecantikan Para Ratu Eropa yang Melegenda

  • 16 Sep 2026 13:57 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Tren merawat diri bukan suatu hal yang baru populer di era modern. Jauh sebelum hadirnya skincare seperti serum, sunscreen, para perempuan kerajaan eropa sudah memiliki ritual kecantikan.

Bagi para ratu, merawat penampilan bukan hanya sekedar estetika melainkan berkaitan dengan citra dan status sosial. Cara mereka membangun karakter di hadapan publik juga dilakukan melalui ritual kecantikan. Berikut ritual kecantikan yang dilakukan para ratu eropa.

1. Elizabeth I : Wajah Putih sebagai Simbol Kekuasaan

Ratu Elizabeth I memiliki penampilan yang khas yaitu wajah pucat, bibir merah, dan rambut kemerahan. Menurut Royal Museum Greenwich, pada masa renaissance, kulit pucat dianggap simbol status sosial. Wajah pucat menunjukkan seseorang tidak perlu bekerja di bawah terik matahari.

Ratu Elizabeth I memperkuat citra tersebut melalui riasannya dengan menggunakan kosmetik bernama Ceruse. Kosmetik ini merupakan campuran pigmen putih dengan timbal dan cuka yang menciptakan tampilan kulit yang sangat putih. Sayangnya, campuran tersebut merupakan bahan yang beracun dan dapat merusak Kesehatan kulit.

Menariknya, kecantikan Elizabeth I pada masa itu bukan sekedar tampil cantik. Wajah pucat, rambut merah, dan riasan dramatis menjadi identitas visual ratu yang berkuasa dan sulit tertandingi.

2. Marie Antoinette : Beauty Routine ala Versailles

Marie Antoinette terkenal dengan ritual kecantikan yang mewah dan penuh eksperimen. Ratu terakhir Prancis tersebut hidup di lingkungan versailes yang mana tempat penampilan menajdi bagian penting dari kehidupan istana.

Melansir dari Vogue.com, salah satu ritual yang dikaitkan dengan Marie Antoinette adalah penggunaan Cosmetique de Pigeon. Kosmetik tersebut adalah cairan pembersih dengan bahan-bahan yang tidak bisa bagi standar kecantikan modern. Terdiri dari air bunga, melon, lemon, dan mentimun.

Menurut Vogue France, setelah membersihkan wajah, marie menggunakan Eau des Charmes yang terbuat dari tetesan getah tanaman anggur. Untuk masker, Marie memadukan putih telur, susu, lemon, dan cognac.

Selain itu, Marie Antoinette memiliki ritual mandi rutin dengan menambahkan berbagai macam campuran pada air mandi nya. Mulai dari kacang pinus, biji rami, dan almond.

3. Queen Victoria : Cantik dengan Prinsip “Less is More”

Queen Victoria cukup berbeda dengan ratu eropa lainnya karena penggunaan makeup yang terlalu menor dianggap tidak pantas bagi perempuan kelas atas. Jauh dari kesan glamor, Victoria menggunakan bahan- bahan yang cukup alami.

Melansir dari discoverbritain.com, Victoria menggunakan elderflower water untuk mencuci wajah dan tangan serta menggunakan chamomile untuk perawatan mata. Menariknya, Victoria juga memiliki perhatian terhadap aroma karena sarung tangannya diberi aroma rose oil.

Kisah kecantikan para ratu sebaiknya tidak hanya dilihat dari sisi “resep awet muda”. Di baliknya terdapat sejarah, budaya, standar kecantikan dan bahkan politik citra yang menunjukkan bagaimana perempuan kerajaan menggunakan penampilan untuk membentuk identitas mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....